10 Fakta Terusan Suez: "Tempat Lahir" Patung Liberty, Rusak Parah karena Perang

Kompas.com - 27/03/2021, 13:29 WIB

Didorong oleh keberhasilan sebelumnya, para investor dan pemerintah memberikan dukungan kepadanya untuk lebih maju.

Ferdinand de Lesseps lalu merekrut arsitek dan insinyur Gustave Eiffel, pencipta Menara Eiffel.

Ferdinand de Lesseps berjanji bahwa membangun Terusan Panama akan lebih mudah dan lebih cepat daripada Suez.

Proyek ini dimulai pada 1881, 12 tahun setelah Terusan Suez selesai, tetapi mengalami banyak kegagalan dan kemalangan di bawah manajemen Lesseps, termasuk penyakit mematikan bagi banyak pekerja.

Perusahaan Lesseps lalu kolaps pada 1889. Dia dan Eiffel dituntut karena persekongkolan serta penipuan.

Baca juga: Terusan Suez Ditutup, 200 Kapal Antre, Kerugian Dunia Tak Terhitung

Sebuah kapal kontainer besar kandas di terusan Suez setelah terdorong kuatnya hembusan angin pada Selasa (23/3/2021).
JULIANNE CONA via INSTAGRAM Sebuah kapal kontainer besar kandas di terusan Suez setelah terdorong kuatnya hembusan angin pada Selasa (23/3/2021).
9. Terusan Suez Diperpanjang

Pada 2015 Mesir memperpanjang Terusan Suez, yang menurut SCA akan meningkatkan pendapatan tahunan menjadi 13,2 miliar dollar AS (kini Rp 190,2 triliun) pada 2023.

Tahun lalu pendapatan dari Terusan Suez senilai 5,6 miliar dollar AS (Rp 80,7 triliun).

10. Terusan Suez macet

Terusan Suez menjadi berita besar pada akhir Maret, karena macet dan ditutup akibat ada kapal tersangkut diagonal di kedua sisi kanal.

Kapal Ever Given atau kapal Evergreen sesuai nama operatornya, terseret angin badai pasir dan pandangan kaptennya terhalang, sehingga Terusan Suez terblokade.

Terusan Suez ditutup mungkin sampai berminggu-minggu lamanya untuk proses evakuasi kapal.

Akibatnya, 200 kapal Terusan Suez lainnya harus antre masuk, beberapa pilih memutar ke rute lebih jauh, dan kerugian dunia tak ternilai jumlahnya.

Baca juga: Kronologi Terusan Suez Macet: Kapal Raksasa Tersangkut, Harga Minyak Dunia Naik

Sumber: Kompas.com (Penulis: Aswab Nanda Pratama | Editor: Bayu Galih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.