Kisah Misteri: Dua Wanita Hilang di Hutan Panama, Ditemukan Tinggal Sisa-sisa Tulang

Kompas.com - 25/03/2021, 22:13 WIB
Kris Kremers (21 tahun) dan Lisanne Froon (22 tahun), melakukan perjalanan ke Panama, berlibur sambil belajar bahasa Spanyol dan menjadi sukarelawan pada 2014.
KEPOLISIAN BELANDA via MEDIUMKris Kremers (21 tahun) dan Lisanne Froon (22 tahun), melakukan perjalanan ke Panama, berlibur sambil belajar bahasa Spanyol dan menjadi sukarelawan pada 2014.

Baru pada 19 Juni, ditemukan sisa-sisa tulang di belakang pohon di sekitar Alto Romero dan jauh dari sungai. Tes DNA mengonfirmasi kecocokan tulang dengan kaki kiri Lisanne Froon.

Kondisinya utuh di dalam sepatu bot Wildebeast-nya, hanya tulang telapak kakinya patah. Potongan itu bersih tanpa ada darah yang melekat. Tidak ada tanda-tanda luka, robekan, tembakan, gigi atau tanda cakar.

Sedikitnya 33 tulang ditemukan terpencar, di sepanjang tepi sungai yang sama, beberapa kilometer dari jembatan kabel dan sungai kering bebatuan, tempat yang diduga penyelidik merupakan lokasi foto malam hari diambil.

Sangat sedikit sisa-sisa tulang ditemukan. Beberapa yang ditemukan berserakan, kadang-kadang terpisah satu kilometer satu sama lain. Tetapi semuanya mengikuti arah sungai.

Berbeda dengan tulang Kris yang sepenuhnya diputihkan dan bersih, ahli patologi juga menemukan bahwa sumsum tulang di tulang paha dan tibia dari Lisanne terbukti kering dan tidak membusuk.

Sumsum tulang masih utuh dan tidak berubah. Ahli patologi forensik berpikir bahwa potongan tersebut mungkin telah “dimanipulasi” oleh seseorang.

Baca juga: Kisah Misteri: Benarkah Nazi Menjalin Asmara dengan Sihir, Pseudosains dan Ilmu Gaib?

Awalnya, baik tim forensik Belanda maupun Panama tidak dapat memberikan penyebab kematian. Teori resmi dari pihak berwenang Panama adalah bahwa kedua wanita tersebut jatuh dari jembatan monyet dan hanyut.

Belanda juga merasa kemungkinan itu kecelakaan. Tetapi beberapa polisi Panama percaya kematian itu bisa jadi “perbuatan jahil.”

Kasus ini pertama kali secara resmi dinyatakan sebagai "pembunuhan" dan "kejahatan terhadap integritas pribadi," oleh jaksa agung Panama.

Tetapi kemudian pada Oktober 2014, dua formulir dari pejabat Negara Bagian Panama menggambarkan kematian tersebut sebagai kasus penculikan.

Ketika tim forensik gagal mencapai kesimpulan yang pasti dan resmi, kasus tersebut ditutup dan dianggap sebagai kecelakaan karena Lisanne dan Kris memutuskan untuk melanjutkan ke medan liar di wilayah Continental Divide.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Internasional
Perempuan Berdaya: Ambisi Ratu Isabella I di Balik Runtuhnya Kerajaan Muslim di Spanyol

Perempuan Berdaya: Ambisi Ratu Isabella I di Balik Runtuhnya Kerajaan Muslim di Spanyol

Internasional
Menengok Corippo, Penampakan Desa Terkecil di Swiss

Menengok Corippo, Penampakan Desa Terkecil di Swiss

Internasional
Perjanjian Oslo: Jejak Upaya Damai Atas Konflik Israel dan Palestina yang Terus Dilanggar

Perjanjian Oslo: Jejak Upaya Damai Atas Konflik Israel dan Palestina yang Terus Dilanggar

Internasional
Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas

Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas

Internasional
Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Internasional
Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Internasional
Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Internasional
5 Teknik Melukis

5 Teknik Melukis

Internasional
Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Internasional
Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Internasional
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X