[Biografi Tokoh Dunia] Bobby Fischer, Legenda Catur Eksentrik yang Penuh Kontroversi

Kompas.com - 07/03/2021, 08:00 WIB
Potret 1973 pemain catur Amerika Serikat Robert James Fischer, berkonsentrasi selama pertandingan. AFPPotret 1973 pemain catur Amerika Serikat Robert James Fischer, berkonsentrasi selama pertandingan.

KOMPAS.com - Salah satu pemain catur dunia paling kontroversial adalah Bobby Fischer. Dia adalah orang Amerika Serikat (AS) pertama yang menyabet gelar Juara Catur Dunia, setelah sebelumya bertahun-tahun gelar itu di kuasai oleh pemain dari Rusia.

Jika kini pertandingan catur banyak mengadu manusia melalui komputer, era permainan catur pada zaman Bobby Fischer mewakili citra permainan catur masa lalu, di mana mental dan emosional pemain berperan penting dalam pertandingan.

Dalam dunia catur Bobby Fischer diberi label sebagai anak ajaib, mozart catur, sosok yang eksentrik dan tertutup. Masih banyak lagi sebutan yang diberikan penggemarnya sepanjang perjalanan hidup dan kariernya yang kontroversial.

Dia sudah delapan kali menjadi juara catur AS, dan menyabet beberapa gelar dalam usia sangat muda. Namanya terkenal di kalangan pemain catur, jauh sebelum pertandingannya yang paling terkenal, turnamen 1972 yang mempertemukannya dengan Boris Spassky dari Rusia.

Turnamen itu, dimainkan di hadapan jutaan orang melalui liputan televisi. Namun, kontestasi dua pemain catur berbakat dunia kala itu lebih dijadikan sebagai metafora politik Perang Dingin, yang kala itu tengah berkecamuk.

Baca juga: Orang Indonesia Diblokir gara-gara Kalahkan Gamer Catur Dunia di Chess.com

Bermain sejak dini

Memiliki nama lengkap Robert James Bobby Fischer, legenda catur ini lahir dari pasangan Hans-Gerhardt Fischer dan Regina Wender Fischer.

Ayahnya adalah seorang ahli biofisika. Sementara sang ibu bekerja sebagai guru, perawat, dan dokter. Dia memiliki kakak perempuan bernama Joan Fischer.

Penyebaran anti-semitisme dan skenario politik yang menegangkan membuat orang tuanya harus berpisah. Fischer muda dibesarkan seorang diri oleh ibunya, yang mengambil berbagai pekerjaan untuk bertahan hidup bagi kedua anaknya.

Dia pertama kali bermain catur pada usia enam tahun. Karena tidak punya partner untuk dilawan, dia mulai bermain melawan dirinya sendiri.

Di tahun-tahun awal, dia sering bepergian dengan ibunya, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Setelah hampir sepuluh kali transit, keluarga itu akhirnya menetap ke Brooklyn pada 1950.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Internasional
Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Internasional
5 Teknik Melukis

5 Teknik Melukis

Internasional
Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Internasional
Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Internasional
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Internasional
Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Internasional
Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Internasional
Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Internasional
Masjid Al-Aqsa, Titik Pertikaian Panjang Palestina-Israel

Masjid Al-Aqsa, Titik Pertikaian Panjang Palestina-Israel

Internasional
Abu Nawas, Penyair Tersohor Arab yang Kontroversial

Abu Nawas, Penyair Tersohor Arab yang Kontroversial

Internasional
Kisah Tragedi di Balik 4 Bangunan Terbengkalai di Bangkok, Thailand

Kisah Tragedi di Balik 4 Bangunan Terbengkalai di Bangkok, Thailand

Internasional
[Sejarah Islam] Sumur Zamzam dan Aliran Airnya yang Abadi

[Sejarah Islam] Sumur Zamzam dan Aliran Airnya yang Abadi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X