Kompas.com - 29/02/2020, 18:26 WIB

Altun sebelumnya juga pernah mengatakan, Turki tidak punya kapasitas menampung hampir satu juta warga Suriah yang melarikan diri dari pertempuran di Idlib.

Pria kelahiran Jerman itu menghimbau komunitas internasional untuk melindungi warga Idlib dari "genosida", dengan memberlakukan zona larangan terbang.

Setidaknya 465 warga sipil termasuk 145 anak-anak, tewas di Idlib sejak Desember. Anak-anak juga menderita karena kedinginan.

Namun kebijakan ini masih diselimuti tanda tanya sampai kapan dilakukan, karena Josep Borrell mengatakan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavysoglu, meyakinkan bahwa Turki tetap berkomitmen mengendalikan aliran pengungsi ke Uni Eropa.

Baca juga: Langkah Militer Erdogan di Suriah Bawa Mata Uang Lira Anjlok

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.