Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kompas.com - 22/02/2020, 15:09 WIB
Pasien beristirahat di ranjang mereka di ruang tamu Wuhan Convention Center yang diubah menjadi rumah sakit darurat pada Sabtu (15/2/2020). China Daily via ReutersPasien beristirahat di ranjang mereka di ruang tamu Wuhan Convention Center yang diubah menjadi rumah sakit darurat pada Sabtu (15/2/2020).

Setelah sepekan, akhirnya dia dapat dites yang hasilnya positif. Namun oleh rumah sakit, dia harus menjalani dua tes lagi sebelum bisa dirawat.

"Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Kami tidak ingin mati," ujarnya kalut. Beruntungnya dia, unggahannya kemudian viral.

Setelah publik mulai menyebarluaskan pengalaman sulitnya, dia mendapat telepon untuk dirujuk ke Rumah Sakit Nomor 7 Wuhan. Dua hari kemudian, ayahnya juga menyusul.

Baca juga: Muncul 142 Kasus Baru, Korban Infeksi Virus Corona Korea Selatan Capai 346 Orang

Bersyukur dapat pertolongan

Selamat dirawat, Yangyang mengatakan dia harus berbagi kamar dengan lima orang pasien. Namun, dia mengaku tidak mempermasalahkannya.

"Saya sudah sangat bersyukur mendapat pertolongan. Jadi untuk apa saya harus mengeuh karena bangsal saya dijejali banyak orang?" tanyanya.

Dia menuturkan tidak bisa membayangkan ada orang yang tak seberuntung dirinya, di mana mereka masih harus berjuang mendapatkan ranjang rumah sakit.

"Saya tak bisa membayangkan jika tidak menerima telepon dari perwakilan komunitas saya. Banyak orang kondisinya memburuk sebelum mereka ditangani," terangnya.

Baca juga: Korban Meninggal Virus Corona di China Per 22 Februari 2020 Capai 2.345 Orang

Situasi hidup dan mati

Korban selamat lain, Peng, seorang perempuan 34 tahun, menceritakan pengalamannya ketika tidak mendapat perawatan secara cepat.

Dia pertama kali terkena virus dengan nama resmi Covid-19 pada 27 Januari. Namun baru dirujuk sepekan kemudian setelah mengalami kesulitan bernapas.

Ketika dia akhirnya dibawa ke bangsal perawatan, Peng sempat mengira dia tak akan selamat. Untungnya, kondisinya mulai membaik.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Al Jazeera
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X