Penusukan Muazin di Masjid Center London

Kompas.com - 21/02/2020, 13:14 WIB
Penusuk di Masjid Center London dibekuk polisi setempat. Sky NewsPenusuk di Masjid Center London dibekuk polisi setempat.

"Kejadian ini datang tepat di akhir karirnya, itu sangat membut seluruh komunitas muslim sedih." Ungkapnya.

Baca juga: Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Direktur Jenderal Pusat Budaya Islam di Masjid Center London, Dr. Ahmad Al Dubayan berharap semoga kejadian ini hanya insiden individu. Menurutnya, tempat itu ( masjid center london) adalah tempat yang ikonik. Sebuah tempat yang tak hanya diperuntukkan untuk muslim tapi juga untuk seluruh masyarakat Inggris. 

"Banyak komunitas muslim di sini begitu pun komunitas lainnya." Ujar Dr. Ahmad Al Dubayan.

Dewan Muslim Inggris mengatakan bahwa mereka akan menindak lanjuti keamanan seluruh masjid di negara itu. "Berdasarkan motif serangan pelaku, kita harus tenang namun waspada terkait tujuan kita akan pentingnya keseimbangan dalam memelihara masjid di tempat umum, dan keamanan para jamaah yang beribadah."

Penasehat Masjid, Ayaz Ahmad mengatakan bahwa kantor perdana menteri, kantor pusat dan kantor mayor London telah dihubungi untuk memberikan pandangan mereka terkait insiden ini.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengunggah di twitter, "Saya turut berduka atas serangan di Masjid Center London. Sungguh kejadian memilukan yang terjadi di tempat ibadah. Doa saya untuk korban serangan dan semuanya yang dirugikan dari peristiwa ini."

Masjid Center London merupakan salah satu masjid yang paling besar karena mampu menampung kurang lebih lima ribu jamaah, ditambah para pelancong dari berbagai kota.

Sekitar 200 sampai 300 jamaah berada di lokasi saat insiden terjadi. Insiden memilukan itu dilakukan oleh anak muda berusia 28 tahun yang langsung dibekukan oleh kesatuan Scotland Yard.

Insiden ini juga tidak memiliki kaitan dengan tindakan teror yang baru-baru ini kerap terjadi. Insiden ini dianggap sebuah "Insiden tertutup dan sejauh ini belum ada tersangka lainnya." Ungkap Kepala Pengawas, Helen Harper.

Baca juga: Pasca-penusukan Driver Ojol, Titik-titik Rawan Kejahatan Jalanan di Sukabumi Dijaga Polisi

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X