Lari 142 Meter dalam 13,42 Detik, Joki Kerbau Ini Disebut Lampaui Rekor Usain Bolt

Kompas.com - 16/02/2020, 17:45 WIB
Foto yang diambil pada 31 Januari 2020 memperlihatkan Srinivas Gowda, joki kerbau di Distrik Dakshina Kannad berlari mengikuti sepasang kerbau dalam olahraga tradisionak Kambala di Desa Aikala. Namanya menjadi perbincangan di 15 Februari 2020 setelah dia mencatatkan 13,42 detik dalam jarak 142 meter. Jika torehan itu benar, dia melampaui rekor pelari Jamaika, Usain Bolt, pada 2009 silam. AFP/RATHAN BARADYFoto yang diambil pada 31 Januari 2020 memperlihatkan Srinivas Gowda, joki kerbau di Distrik Dakshina Kannad berlari mengikuti sepasang kerbau dalam olahraga tradisionak Kambala di Desa Aikala. Namanya menjadi perbincangan di 15 Februari 2020 setelah dia mencatatkan 13,42 detik dalam jarak 142 meter. Jika torehan itu benar, dia melampaui rekor pelari Jamaika, Usain Bolt, pada 2009 silam.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang joki kerbau di India disebut melampaui rekor Usain Bolt setelah diketahui mencatatkan 13,42 detik dalam jarak 142 meter.

Srinivas Gowda mengukir catatan itu ketika berpartisipasi dalam kambala, festival olahraga populer di mana peserta berlari di sawah.

Catatan waktunya, jika benar, membuat joki kerbau berusia 28 tahun itu melewati rekor yang dibukukan oleh Usain Bolt, dilaporkan The Independent Sabtu (15/2/2020).

Baca juga: Peneliti Temukan Semut Tergesit, Melangkah 10 Kali Lebih Cepat dari Usain Bolt

Sprinter asal Jamaika itu mengukir 9,58 detik di nomor 100 meter pada 16 Agustus 2009 silam di Berlin, Jerman, dalam kejuaraan dunia.

Sementara berdasarkan kalkulasi netizen di media sosial, Gowda menorehkan waktu 100 meter pertama dalam 9,55 detik, lebih cepat 0,03 detik.

Gowda mencoba merendah. "Orang membandingkan saya dengan Usain Bolt. Dia juara dunia. Saya hanya berlari di sawah yang becek," jelasnya.

Namun begitu catatan waktunya menjadi viral di seantero India, pihak penyelenggara di Negara Bagian Karnataka itu langsung angkat bicara.

Profesor K Gunapala Kadamba selaku Presiden Akademi Kambala kepada BBC meminta semua orang untuk tidak menyandingkan Gowda dengan Bolt.

"Mereka (Komite Olimpiade) mempunyai metode sains dan perangkat elektronik mumpuni untuk memastikan kecepatan seseorang," jelasnya.

Meski begitu, Menteri Hubungan Pemuda dan Olahraga Kiren Rijiju menyatakan dia bakal mengundang Gowda untuk ikut dalam uji coba nasional.

Baca juga: Tak Hanya Cetak Hat-trick, Mbappe Juga Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X