Kompas.com - 15/02/2020, 17:38 WIB

Peristiwa ini diliput oleh Daily Mirror dan kolom pimpinan harian tersebut menyebut, "Upaya pembunuhan Yohanes Paulus II adalah tindakan yang paling mengerikan."

Baca juga: Surat-surat Paus Yohanes Paulus II adalah Hal Biasa

Agca, yang juga dituding membunuh editor harian sayap kiri Abdi Ipekci di Istanbul pada 1979 dijatuhi hukuman seumur hidup karena mencoba membunuh Paus.

Namun, Sri Paus memaafkannya. Setelah pulih dari lukanya, dia mengunjungi Agca di penjara. Agca mengaku tidak bisa menjelaskan apa saja yang mereka bicarakan.

"Dalam pertemuan privat selama 22 menit ketika dia mengunjungiku di penjara, terdapat sebuah hal spesial yang tidak bisa saya utarakan," jelasnya.

Pada 2000, Agca mendapat pengampunan atas permintaan Paus, dan diekstradisi ke Turki di mana dia menghabiskan 10 tahun berikutnya karena membunuh Ipekci dan merampok du bank.

Agca masih menolak bagaimana misi itu bisa dia dapatkan, maupun siapa yang menyandang dana. Namun, dia menyebut Uni Soviet adalah dalangnya.

"Adalah mereka (Soviet) yang merencanakan penembakan tersebut. Mereka menginginkannya mati," jelas pria yang ingin jadi profesor tersebut.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Paus Yohanes Paulus II Wafat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.