174 dari 3.711 Orang di Kapal Pesiar Jepang Positif Terkena Virus Corona "Covid-19"

Kompas.com - 12/02/2020, 12:14 WIB
Kapal pesiar, Diamond Princess, terlihat berlabuh di Pelabuhan Yokohama, setelah 10 orang di dalamnya positif terinfeksi virus corona. Kim Kyung-Hoon/ReutersKapal pesiar, Diamond Princess, terlihat berlabuh di Pelabuhan Yokohama, setelah 10 orang di dalamnya positif terinfeksi virus corona.

TOKYO, KOMPAS.com - Sebanyak 174 dari 3,711 orang di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di Jepang dilaporkan positif menderita virus corona.

Otoritas menyatakan, terdapat 39 kasus baru di Diamond Princess yang hasil tesnya positif, di tengah masa karantina yang bakal habis pekan ini.

Kapal pesiar yang menampung 3.711 penumpang dan awak kapal menjadi lokasi terpapar terbesar kedua virus corona di luar daerah asalnya di China.

Baca juga: Hibur Pasien Virus Corona Covid-19, Staf Rumah Sakit di Wuhan Ajak Menari

"Dari 53 hasil yang keluar, 39 di antaranya terkonfirmasi," jelas Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato kepada awak media.

Dilansir AFP, Rabu (12/2/2020), petugas karantina diketahui juga terinfeksi penyakit yang mendapat nama resmi Covid-19 tersebut.

Kato menerangkan, ada empat orang yang dirawat di rumah sakit berada dalam kondisi serius, baik di ruang ventilator maupun ruangan perawatan intensif.

Diamond Princess langsung menjalani karantina sejak bersandar pada awal pekan lalu, setelah penumpang yang turun di Hong Kong positif terkena virus.

Para penumpang dan awak kapal yang masih negatif diminta tetap berada di dalam kabin, dan hanya boleh meninggalkan tempat selama memakai masker.

Otoritas Negeri "Sakura" awalnya mengambil sampel 300 dari 3.711 yang menunjukkan gejala, dan segera membawa pasien positif ke rumah sakit.

Dalam beberapa hari terakhir, pemeriksaan diperluas terhadap penumpang yang menunjukkan gejala baru, atau terlibat kontak dengan pasien sebelumnya.

Halaman:
Baca tentang


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X