97 Orang Meninggal, China Catatkan Angka Kematian Harian akibat Virus Corona Tertinggi

Kompas.com - 10/02/2020, 17:07 WIB
Perdana Menteri China Li Keqiang, sembari mengenakan masker dan pakaian pelindung, berbicara di hadapan pekerja medis saat berkunjung ke Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan, di tengah merebaknya virus corona pada 27 Januari 2020. REUTERS/STRINGERPerdana Menteri China Li Keqiang, sembari mengenakan masker dan pakaian pelindung, berbicara di hadapan pekerja medis saat berkunjung ke Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan, di tengah merebaknya virus corona pada 27 Januari 2020.

KOMPAS.com - Pemerintah China mencatatkan 97 korban meninggal akibat virus corona, yang menjadi angka kematian tertinggi dalam sehari pada Minggu (9/2/2020).

Total, jumlah korban meninggal dari virus yang pertama kali dilaporkan di Wuhan pada Desember 2019 tersebut mencapai 908 orang di Negeri "Panda".

Selain itu, angka penularan di China yang telah terkonfirmasi berada di level 40.553 orang, dilaporkan BBC Senin (10/2/2020).

Baca juga: Korban Meninggal Virus Corona Bertambah, Rupiah Makin Tertekan

Adapun berdasarkan data yang dipaparkan Beijing, sebanyak 3.281 pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Otoritas lokal memperketat pencegahan pada Senin. Sebab, ini adalah momen orang kembali beraktivitas setelah Libur Tahun Baru Imlek yang diperpanjang menyusul adanya wabah.

Sejumlah langkah pencegahan pun diambil. Seperti dengan selektif membuka kantor atau mempertimbangkan karyawan kerja di rumah.

Adapun pada akhir pekan lalu, korban meninggal mencapai 800 orang. Melampaui angka kematian global wabah SARS pada 2002-2003 yang mencapai 774 orang.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menuturkan, angka penularan virus corona dianggap "stabil". Namun, terlalu dini jika penyebarannya sudah bisa diatasi.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, dia menyoroti kasus penularan dari orang yang belum pernah ke China.

"Terdapat kekhawatiran mengenai 2019-nCov menular dari orang yang belum pernah bepergian ke China," ujar Tedros di Twitter.

Baca juga: Bos WHO: Kasus Virus Corona di Luar China Bisa Jadi Fenomena Gunung Es

Dia menuturkan terdeteksinya sejumlah kasus boleh jadi virus tersebut sudah menyebar di berbagai negara di dunia. "Singkatnya, yang mungkin kita lihat adalah puncak gunung es," paparnya.

Sudah 27 negara yang melaporkan infeksi virus China tersebut, di mana korban meninggal yang berasal dari luar Negeri "Panda" terjadi di Hong Kong dan Filipina.

Lebih lanjut, sekitar 60 penumpang di kapal pesiar yang tengah bersandar di Jepang positif terkena virus corona, membuat jumlahnya di angka 130.

Kapal pesiar Diamond Princess beserta 3.700 orang di dalamnya berada dalam karantina selama dua pekan setelah setelah satu pasien menunjukkan kasus positif.

Pasien yang turun di Hong Kong tersebut dilaporkan segera dilarikan dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Baca juga: Lupakan Sejenak Virus Corona, Demam Berdarah Menghantui Kita

Baca tentang


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X