Presiden Jokowi di Hadapan Anggota Parlemen Australia: Good Day Mate

Kompas.com - 10/02/2020, 15:34 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) memberikan pidato di hadapan Parlemen Australia di Dewan Perwakilan Rakyat di Canberra, Australia, Senin (10/2/2020). Dalam lawatan ke Australia pada 8-10 Februari, Jokowi melakukan serangkaian agenda, antara lain menghadiri pertemuan bilateral dan menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman. AFP/POOL/LUKAS COCHPresiden Joko Widodo (kiri) memberikan pidato di hadapan Parlemen Australia di Dewan Perwakilan Rakyat di Canberra, Australia, Senin (10/2/2020). Dalam lawatan ke Australia pada 8-10 Februari, Jokowi melakukan serangkaian agenda, antara lain menghadiri pertemuan bilateral dan menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman.

CANBERRA, KOMPAS.com - Ada momen menarik di mana Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menyapa Perdana Menteri Scott Morrison dan anggota Parlemen Australia dengan sapaan "good day mate".

Presiden Jokowi menjadi pemimpin ke-12 yang yang diberikan kesempatan berbicara di hadapan politisi Negeri "Kanguru", dan yang pertama di 2020.

Sebelumnya Presiden berpidato, Morrison dan Ketua Partai Buruh Anthony Albanese lebih dulu menyampaikan soal Indonesia serta sosok Jokowi.

Baca juga: Saat Jokowi Singgung Avengers End Game di Depan Parlemen Australia...

"Selamat siang, good day mate. Saya merasa terhormat dapat berbicara di hadapan seluruh anggota Senat dan House Australia," ujarnya di Canberra.

Dikutip Antara Senin (10/2/2020), presiden asal Solo itu menyatakan pada 2 Februari, satu peleton Zeni TNI dan sejumlah anggota Badan Nasional Penanggulangan Bencana bertolak ke New South Wales.

Dia menyatakan, keberangkatan tim Zeni dan BNPB adalah membantu Australia memadamkan kebakaran hutan yang sedang melanda.

"Dan di saat yang sama Tim Indonesia dan Australia juga sedang membahas penjajagan kerja sama untuk modifikasi cuaca," tambahnya.

Presiden menyatakan, dia sudah menyampaikan kepada Morrison pda 23 Desember 2019 bahwa Indonesia akan selalu bersama Canberra di masa sulit.

Dia mencontohkan ketika ayah PM Morrison meninggal dunia, dia juga ikut merasakan dukanya. "Sahabat sejati adalah yang selalu bersama dalam suka dan duka. 'A friend in need is a friend indeed'," katanya.

Presiden berusia 58 tahun itu mengatakan, Australia sudah di samping Indonesia ketika terjadi musibah. Dia berucap Indonesia tak lupa bantuan Canberra saat tsunami 2004 di Aceh dan Nias.

Baca juga: Bertemu Partai Oposisi Australia, Jokowi Singgung soal HAM di Papua

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X