Kompas.com - 10/02/2020, 14:43 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Warga China yang tersebar di negara-negara Barat mengalami sentimen anti-China, anti-Asia atau yang selama ini dikenal dengan istilah sinofobia.

Di Italia, sebagai salah satu negara di Benua Eropa yang memiliki populasi warga China terbanyak, mengonfirmasi dua kasus terkait sinofobia.

Sepasang warga China yang baru tiba di Milan dari Wuhan pada libur Tahun Baru Imlek bulan lalu mengalami sentimen anti-China.

Baca juga: 910 Orang Meninggal, China Siapkan Dana Rp 143,92 Triliun Tangani Virus Corona

Di Milan, juga terdapat larangan bagi warga setempat untuk tidak datang ke restoran-restoran dan toko-toko China.

Direktur Sekolah Musik Santa Cecilia, Roberto Giuliani, sekolah musik tertua di dunia yang berada di Roma, dikritik oleh koleganya setelah aksinya yang berkaitan dengan sinofobia

Giuliani memberitahu muridnya yang berasal dari China, Jepang dan Korea Selatan untuk tidak masuk kelasnya sebelum memastikan mereka aman dari virus corona.

Media La Repubblica di Italia juga memublikasikan foto yang menunjukkan sebuah kafe di Roma memasang spanduk bertuliskan, "Semua orang yang datang dari China dilarang masuk."

Padahal, lebih dari 300.000 orang China tinggal di Italia dan sebanyak lima juta orang mengunjungi negara ini pada tahun 2018.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Peserta MWC dari China Dikurangi dan Dikarantina

Dilansir dari The Guardian, Marco Wong, penasihat lokal di Kota Prato, sebuah rumah bagi populasi orang China memaparkan bahwa orangtua tidak mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah apabila terdapat murid lain yang berasal dari China.

Orang-orang juga menulis di internet tentang larangan pergi ke toko dan restoran China disamping berita hoaks yang menyebar seperti seorang warga Italia yang tinggal di Wuhan mengetahui rahasia laboratorium yang menciptakan virus corona.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber The Guardian,
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.