Kompas.com - 09/02/2020, 14:15 WIB

NAKHON RATCHASIMA, KOMPAS.com - Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas dalam penembakan Korat (nama lain kota Nakhon Ratchasima), termasuk tentara Thailand yang jadi pelakunya.

Jakraphanth Thomma, prajurit yang bertugas di batalion amunisi, menembaki kuil dan pusat perbelanjaan di Distrik Muang pada Sabtu (8/2/2020).

Dia ditembak mati dalam baku tembak yang berlangsung sekitar 12 jam di pusat perbelanjaan Terminal 21, Minggu pukul 09.00 waktu setempat (9/2/2020).

Baca juga: Tentara Thailand yang Bunuh 20 Orang Ditembak Mati

Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha mengatakan, total ada 26 korban tewas dlam penembakan Korat, dengan yang termuda berusia 13 tahun.

Ditambah dengan si tentara Thailand, jumlahnya menjadi 27 orang. Selain itu, terdapat 42 orang yang mengalami luka-luka.

"Ini sangat tak terduga di Thailand. Saya ingin ini terakhir kalinya ada sebuah insiden terjadi," tegas Prayut saat menjenguk para korban dilansir AFP.

Mantan panglima militer Negeri "Gajah Putih" itu menyalahkan "masalah personal" prajurit yang diidentifikasi berpangkat Sersan Mayor itu.

Dalam pandangan Prayut, Jakraphanth Thailand mengalahkan penjaga di depot senjata sebelum mencuri senapan mesin M60 dan amunisi.

Sang PM bersikeras tidak mungkin dia bisa mengambil senjata, hingga kendaraan taktis bertipe Humvee begitu saja. "Kami selalu menjaga gudang itu," katanya.

Baca juga: Tentara Thailand yang Bunuh 20 Orang Disebut Punya Kemampuan Menembak Bagus

Saling tembak antara Jakraphanth dengan tim gabungan dari polisi dan militer membuat pengunjung kawasan kuil dan pusat perbelanjaan menyelamatkan diri.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.