Singapura Naikkan Status Wabah Virus Corona ke Oranye, Apa Artinya?

Kompas.com - 07/02/2020, 17:38 WIB
Pelancong mengenakan masker saat berada di Marina Bay Singapura DOK. AFPPelancong mengenakan masker saat berada di Marina Bay Singapura

SINGAPURA, KOMPAS.com – Pemerintah Singapura mengumumkan untuk menaikkan status wabah virus corona menjadi satu tingkat darurat pada Jumat sore (07/02/2020).

Perubahan status tanggap atau DORSCON dari warna kuning ke oranye diumumkan langsung oleh Menteri Kesehatan Gan Kim Yong dalam konferensi pers, dilansir The Straits Times.

“Kita sudah mempersiapkan skenario ini dan kita siap menanganinya.” ucap Gan di hadapan awak media.

Baca juga: Hati-hati, Penyebaran Virus Corona Bisa Melalui Masker Bekas Pakai

Perubahan status disebabkan oleh bertambahnya tiga kasus virus corona di negeri “Singa” menjadi 33 orang pada hari ini.

Sumber virus dari tiga kasus ini tidak dapat ditelusuri dan tidak ditularkan langsung oleh penderita yang berasal dari Wuhan, tempat berasalnya patogen berkode 2019-nCov itu.

Apa artinya Kode Oranye?

Warna Dorscon mulai dari status yang paling ringan, yakni terdiri dari hijau, kuning, oranye, dan merah.

Hijau diartikan tidak ada masalah wabah yang serius. Kuning berarti ada penyebaran ringan wabah penyakit.

Status oranye mengindikasikan penyebaran wabah sangat serius yang berdampak luas terhadap kesehatan publik.

Warna merah akan diaktifkan jika penyebatan virus sudah sangat darurat dan tidak terkontrol yang memerlukan tanggap darurat dan kemungkinan mengunci kota (lockdown).

Status warna oranye sama seperti ketika Singapura dilumpuhkan oleh wabah SARS (Sindrom Pernapasan Akut Parah) pada 2003 silam.

Baca juga: Singapura Masuk Fase Kuning Virus Corona, Apa Artinya?

Singapura juga pernah mengaktifkan status oranye ketika wabah flu burung H1N1 menjangkiti pada 2009, enam tahun sejak SARS mewabah.

Status warna oranye menandakan penyebaran wabah virus korona meluas menjangkiti dengan mudah dari manusia ke manusia namun belum menyeluruh di seluruh komunitas.

Dalam arti lain jika masih dalam warna oranye, penyakit tersebut masih bisa terkontrol dan dapat dikendalikan oleh otoritas kesehatan.

Sejumlah kebijakan akan diambil untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran wabah virus berbahaya ini secara komunal.

Langkah pencegahan seperti membatalkan seluruh acara di luar sekolah, penerapan kebijakan darurat oleh perusahaan untuk menjamin kelangsungan ekonomi dan bisnis, serta pengukuran suhu tubuh di rumah sakit, tempat umum, dan acara berskala besar.

Tidak ketinggalan, karantina ketat akan dilakukan terhadap orang-orang yang berhubungan dekat dengan pasien yang sudah positif terinfeksi.

“Kuncinya adalah deteksi cepat dan menghentikan meluasnya penyebaran.” Gan menyampaikan.

Baca juga: Seorang Perempuan di Korea Utara Jadi yang Pertama Dikabarkan Positif Virus Corona

Siapa 3 Orang Terbaru?

Seluruh tiga korban terbaru ini berkebangsaan Singapura. Dua dari tiga penderita diketahui pernah mengunjungi Malaysia.

Pria berkebangsaan Singapura yang adalah kasus ke-31 mengunjungi negeri “Jiran” pada 6, 11, dan 17 Januari.

Pria paruh baya berusia 53 tahun itu mulai menunjukan gejala sakit pada 23 Januari. Dia dilarikan ke Changi General Hospital pada 1 Februari.

Sedangkan penderita lainnya atau kasus ke 33 adalah seorang perempuan yang berada di Malaysia dari 22 hingga 29 Januari.

Sehari setelah kembali ke Singapura, perempuan berusia 39 tahun ini menunjukan tanda-tanda terserang virus korona. Dia diisolasi di Sengkang General Hospital sejak 2 Februari.

Dan yang terakhir, kasus ke-32, adalah seorang guru SMA berusia 42 tahun. Yang bersangkutan telah dirawat sejak kemarin Rabu di rumah sakit Parkway East.

Angka penderita virus corona di Singapura saat ini nomor tiga tertinggi di dunia setelah China dan Jepang.

Baca juga: Virus Corona Infeksi 61 Orang di Kapal Pesiar di Lepas Pantai Jepang

 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X