Bayi di Wuhan Ini Positif Terinfeksi Virus Corona 30 Jam Setelah Dilahirkan

Kompas.com - 06/02/2020, 17:31 WIB
Dokter memeriksa kondisi bayi yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Anak Wuhan, China. Bayi itu positif terinfeksi setelah diperiksa 30 jam pasca-dilahirkan, di mana sang ibu juga menderita virus tersebut. Sky NewsDokter memeriksa kondisi bayi yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Anak Wuhan, China. Bayi itu positif terinfeksi setelah diperiksa 30 jam pasca-dilahirkan, di mana sang ibu juga menderita virus tersebut.

WUHAN, KOMPAS.com - Dokter mengkhawatirkan ibu hamil bisa menularkan virus corona, setelah bayi positif terinfeksi dalam pemeriksaan 30 jam setelah dilahirkan.

Ibu yang juga positif terpapar itu melahirkan di Rumah Sakit Wuhan di Provinsi Hubei pada 2 Februari, dilaporkan media China CCTV.

Setelah dilahirkan, si bayi kemudian mendapat pemeriksaan, di mana dokter menyatakan bahwa dia terinfeksi virus corona, dilansir Sky News Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Update WHO soal Virus Corona: 675 Juta Dollar AS untuk Kesiapsiagaan

Wuhan yang merupakan ibu kota Hubei adalah lokasi asal wabah virus yang sudah membunuh 560 orang, dan menginfeksi lebih dari 28.000 orang.

Selain itu, terdapat 28 kasus yang dikonfirmasi positif di Eropa, demikian laporan Badan Pengedalian dan Penyakit (CDC) setempat.

Dokter menerangkan, bayi itu memang tidak menderita demam, batuk, dan tanda vitalnya stabil. Namun, dia diketahui bernapas pendek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim medis segera melakukan pemeriksaan sinar X di dada, di mana hasilnya terdapat tanda virus Wuhan, dan juga kondisi livernya tidak normal.

"Kondisi ini membuat kami harus waspada penularan dari ibu ke anak bisa terjadi," ucap Zeng Lingkong, ketua dokter departemen pengobatan neonatal Rumah Sakit Anak Wuhan.

Pihak rumah sakit juga mengungkapkan detil soal kasus kedua yang juga melibatkan seorang bayi, di mana dia lahir sehat pada 13 Januari.

Pengasuh bayi tersebut dilaporkan terkena virus corona, dengan si ibu terserang patogen dengan kode 2019-nCov itu beberapa hari kemudian.

Sementara si bayi menunjukkan gejala pada 29 Januari. Zeng berkata, saat itu mereka tidak tahu bagaimana bayi itu bisa menunjukkan gejala virus.

"Namun kami bisa mengonfirmasi bahwa bayi itu terlibat kontak dengan pasien, di mana virus itu juga bisa menular ke bayi yang baru lahir," paparnya.

Zeng melanjutkan, tidak ada bayi yang mengalami kondisi kritis dari virus yang dikumandangkan sebagai darurat global oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga: Warga yang Baru Pulang dari Malaysia dan Diisolasi di RSUD Soedarso Pontianak Negatif Virus Corona

Baca tentang


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X