Pemakzulan Trump: Dimulai dari Percakapan Telepon, Berakhir dengan Kebebasan

Kompas.com - 06/02/2020, 13:57 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump AFPPresiden Amerika Serikat Donald Trump

Mengutip "keadaan mendesak", laporan itu dianggap kredibel inspektur jenderal komunitas intelijen, Michael Atkinson, yang memberitahukan ke Kongres tak mengungkap isinya.

3. 24 September: Penyelidikan pemakzulan pun dimulai

Oposisi dari Partai Demokrat yang menguasai DPR AS kemudian mengumumkan investigasi atas Trump dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

Keesokan harinya, Gedung Putih merilis transkrip mentah percakapan telepon itu, di mana dia berkali-kali meminta bantuan Zelensky.

Dia kemudian "meminta" agar investigasi itu bisa dikoordinasikan dengan pengacara pribadinya, Rudy Giuliani, dan Jaksa Agung Bill Barr.

Rilis itu terjadi beberapa jam sebelum Trump dan Zelensky bertemu di New York, di mana Presiden Ukraina itu menyanggah dia mendapat tekanan.

Pada 26 September 2019, keluhan whistleblower itu dirilis, di mana dia menuding Trump menggunakan kekuasaannya dengan meminta negara lain demi kepentingan Pilpres AS 2020.

Sang presiden menolak penyelidikan yang dilakukan DPR AS, seraya menyebutnya "perburuan penyihir".

Baca juga: Senat AS Tolak Saksi Baru, Trump Hampir Pasti Lolos dari Pemakzulan

4. 13-21 November: Sidang dengar pendapat

Setelah mendengarkan keterangan saksi secara tertutup pada Oktober, DPR AS mengumumkan bahwa mereka akan menggelar sidang dengar pendapat.

Mereka yang bersaksi disaksikan publik melalui siaran langsung antara lain Duta Besar AS untuk Ukraina, William Taylor.

Kemudian mantan Dubes AS untuk Kiev Marie Yovanovitch, serta anggota Dewan Keamanan Nasional, Letnan Kolonel Alexander Vindman.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X