Kompas.com - 01/02/2020, 11:15 WIB
Seorang petugas medis terlihat memandangi mayat pria yang terbaring di depan toko furnitur di Wuhan, China, pada 30 Januari 2020. Jurnalis AFP yang mengambil gambarnya tidak bisa mengonfirmasi bagaimana meninggalnya. Namun, pengguna jalan meyakini dia meninggal karena terinfeksi virus corona. AFP/HECTOR RETAMALSeorang petugas medis terlihat memandangi mayat pria yang terbaring di depan toko furnitur di Wuhan, China, pada 30 Januari 2020. Jurnalis AFP yang mengambil gambarnya tidak bisa mengonfirmasi bagaimana meninggalnya. Namun, pengguna jalan meyakini dia meninggal karena terinfeksi virus corona.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - AS mengumumkan keadaan darurat di tengah wabah virus corona, dan melarang orang asing yang datang dari China dalam dua pekan terakhir untuk datang.

Sementara warga AS yang dievakuasi dari Hubei, provinsi di mana patogen itu mulai merebak, bakal menjalani karantina selama 14 hari.

Sejak pertama kali muncul pada Desember 2019, terdapat lebih dari 11.000 kasus virus corona yang tercatat, dengan sebagian besar terjadi di China.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Singapura Larang Kunjungan dari Pelancong China

Dari jumlah tersebut, Beijing menuturkan bahwa 259 orang meninggal, di mana sebagian besar korban berasal dari Wuhan maupun kota-kota di Hubei.

Lebih dari 100 kasus di antaranya terjadi luar China dengan menjangkiti 22 negara, dan membuat Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan darurat dunia.

Apa kata AS?

Dalam keterangan tertulisnya, Menteri Kesehatan AS Alex Azar tak hanya memberitahukan kebijakan mereka atas warga yang dievakuasi dari Hubei.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir BBC Jumat (31/1/2020), Azar juga menyatakan warga AS yang datang dari luar Hubei diminta memperhatikan kondisi mereka selama dua pekan.

"Menyusul keputusan WHO, dengan ini saya mengumumkan virus corona telah menjadi keadaan darurat di Amerika Serikat," papar Azar.

Merujuk agar otoritas tidak mendapat beban terlalu besar, dia melarang setiap warga asing yang punya rekaman mengunjungi China dalam 14 hari terakhir bakal dilarang masuk.

"Risiko infeksi di AS tergolong rendah, dan kami ingin memastikannya tetap seperti itu," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Putih.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.