Cegah Virus Corona, Warga Australia yang Dievakuasi dari Wuhan Bakal Dikarantina di Pulau Natal

Kompas.com - 29/01/2020, 18:21 WIB
Pengguna jalan mengenakan masker melintas di jalanan Hong Kong di tengah masa liburan Tahun Baru Imlek pada 27 Januari 2020. Saat ini, China tengah dihantam virus corona yang sudah membunuh lebih dari 100 orang. AFP/ANTHONY WALLACEPengguna jalan mengenakan masker melintas di jalanan Hong Kong di tengah masa liburan Tahun Baru Imlek pada 27 Januari 2020. Saat ini, China tengah dihantam virus corona yang sudah membunuh lebih dari 100 orang.

CANBERRA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia dilaporkan berencana melakukan karantina terhadap 600 warganya yang dievakuasi dari Wuhan ke Pulau Natal.

Rencana itu muncul untuk menangkal penyebaran virus corona yang sudah merenggut nyawa 132 orang, dan menginfeksi lebih dari 5.000 orang di China.

Dilansir BBC Rabu (29/1/2020), Perdana Menteri Australia Scott Morrison berkata, 600 warga yang dievakuasi dari Wuhan bakal ditempatkan selama dua pekan.

Baca juga: WNI di Wuhan Khawatir, Seorang Mahasiswa di Apartemennya Diduga Kena Virus Corona

Pengumuman itu sontak menjadi kontroversi. Sebab, pulau Natal (Christmas Island) saat ini dikenal sebagai pusat detensi bagi migran.

Fasilitas tersebut dibangun untuk menampung 1.000 orang, di mana saat ini dilaporkan menjadi tempat penampungan keluarga beranggotakan empat orang asal Sri Lanka.

Pemerintah Selandia Baru menyatakan, mereka akan membantu Canberra dalam mengurus pemulangan 53 warganya dari Negeri "Panda".

Kontroversi Pulau Natal

Keputusan pemerintahan PM Morrison untuk mencegah penyebaran virus corona menuai sorotan, apalagi dengan tempat yang dipilih pemerintah.

Teritori terluar Negeri "Kanguru" yang dekat dengan Indonesia itu dilaporkan menuai reputasi buruk, di mana sejak 2003, dijadikan tempat penahanan bagi pencari suaka.

Menurut jurnalis BBC yang berbasis di Sydney Frances Mao, kondisi fasilitas untuk menjaga para pencari suaka itu dikritik oleh PBB.

"Apa yang terjadi dengan keluarga Sri Lanka itu jika warga yang dievakuasi datang? Apakah tim medis di sana memadai?" tanya Mao.

Baca juga: Jumlah Masker Terbatas karena Virus Corona, Harga Naik hingga 6 Kali Lipat

Halaman:
Baca tentang


Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X