Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Kompas.com - 29/01/2020, 14:47 WIB
National Centre for Infectious Diseases NATIONAL CENTRE FOR INFECTIOUS DISEASESNational Centre for Infectious Diseases

SINGAPURA, KOMPAS.com – Pemerintah Singapura mengumumkan kebijakan baru untuk menangani penyebaran virus corona yang sudah menewaskan 132 orang di China.

Melalui siaran pers yang diterima Kompas.com Rabu (29/1/2020), kementerian kesehatan (MOH) menyatakan pengunjung yang punya sejarah ke Provinsi Hubei, China, bakal dilarang masuk.

Kebijakan tersebut bakal diberlakukan mulai pukul 12.00 waktu setempat, di mana sasarannya adalah penumpang yang pernah berkunjung ke Hubei dalam 14 hari terakhir.

Baca juga: Benarkah Pasien Virus Corona Bisa Pulih Sendiri? Ini Penjelasan Akademisi FK UNS

Nantinya, peraturan yang sama juga diterapkan kepada pengunjung dengan paspor China yang dikeluarkan oleh otoritas Hubei.

Selain itu, Imigrasi Singapura (ICA) dilaporkan berencana membekukan untuk sementara waktu penerbitan visa kepada paspor yang berasal dari Hubei.

MOH juga menerangkan mereka sedang menghubungi sekitar 2000 pengunjung dari Hubei yang saat ini telah berada di Singapura dalam 2 pekan terakhir.

Kementerian Negeri "Singa" juga bakal memeriksa para pengunjung itu, dan mengarantina siapa pun yang berisiko tinggi menularkan virus mematikan tersebut.

Khusus untuk 1000 orang yang mengunjungi Singapura dengan visa jangka pendek akan dibawa ke asrama universitas yang telah diubah sementara menjadi pusat karantina.

Sedangkan sisanya penduduk Singapura, baik permanent resident maupun pemegang visa jangka panjang diminta untuk mengarantina diri mereka di rumah masing-masing.

Karantina memiliki kekuatan hukum. Bagi yang melanggar atau menolak akan dijatuhi sangsi yang berat, termasuk kemungkinan hukuman penjara.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X