75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Kompas.com - 20/01/2020, 13:33 WIB
Sebuah terowongan yang ada di penjara kota Pedro Juan Caballero, Paraguay, di mana 75 tahanan dilaporkan kabur. Pemerintah menduga sipir berkomplot mengeluarkan mereka. Paraguays ABC Color via BBCSebuah terowongan yang ada di penjara kota Pedro Juan Caballero, Paraguay, di mana 75 tahanan dilaporkan kabur. Pemerintah menduga sipir berkomplot mengeluarkan mereka.

ASUNCION, KOMPAS.com - Sebanyak 75 tahanan dilaporkan kabur massal dari penjara yang berlokasi di bagian timur Paraguay, dekat perbatasan Brasil.

Pemerintah menyatakan, mereka mencurigai bahwa para napi itu bisa melenggang karena dibiarkan keluar oleh sipir.

Dilansir BBC Minggu (19/1/2020), sebuah terowongan ditemukan. Namun aparat menduga, terowongan itu hanyalah pengalih perhatian.

Baca juga: Jebol Atap Mapolsek Pontianak Utara, 4 Tahanan Kabur

Di antara 75 tahanan yang kabur dari penjara, sebagian adalah anggota geng kriminal Brasil bernama Komando Pertama Ibu Kota (PPC).

Kelompok asal Sao Paulo itu disebut mempunyai 30.000 anggota, dan beroperasi tak hanya di Brasil. Namun juga Paraguay, Bolivia, dan Kolombia.

Pemerintah pun melakukan inspeksi di penjara yang berlokasi di timur kota Pedro Juan Caballero pada Minggu waktu setempat.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa seluruh blok yang menampung anggota PPC sudah kosong. Ada sel yang berisi 200 kantung pasir.

Polisi mengamankan satu narapidana yang berusaha kabur setelah berusaha melarikan diri menggunakan terowongan yang disiapkan.

Menteri Dalam Negeri Euclides Acevedo menerangkan, dia berkeyakinan bahwa sipir maupun penjara membantu mereka kabur.

"Kami percaya, terowongan itu hanyalah kedok untuk menyembunyikan napi, dengan adanya keterlibatan orang dalam," papar Acevedo.

Halaman:


Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X