Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Kompas.com - 17/01/2020, 21:54 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memimpin shalat Jumat di Teheran pada 17 Januari 2020. Ini adalah kali pertama Khamenei memimpin shalat Jumat dalam 8 tahun terakhir. AFP/KHAMENEI.IRPemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memimpin shalat Jumat di Teheran pada 17 Januari 2020. Ini adalah kali pertama Khamenei memimpin shalat Jumat dalam 8 tahun terakhir.

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, untuk pertama kalinya memimpin shalat Jumat dalam 8 tahun terakhir.

Aksi itu terjadi setelah mereka hampir terlibat konflik besar dengan Amerika Serikat ( AS) karena kematian jenderal Qasem Soleimani.

Berdasarkan laporan media pemerintah IRNA, Khamenei adalah Imam Teheran. Tapi, dia selalu mendelegasikan tugasnya pada yang lain.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran kepada AS: Jika Kalian Memukul, Kalian Akan Dipukul Balik

Dilansir AFP (17/1/2020), terakhir kali Khamenei memimpin shalat Jumat adalah Februari 2012 silam di Masjid Mosalla.

Saat itu bertepatan dengan peringatan Revolusi Iran ke-33 serta krisis yang berkaitan dengan kepemilikan nuklir mereka.

Dalam pidatonya seperti diberitakan CNN, Pemimpin Tertinggi Iran berusia 80 tahun itu menyebut AS sebagai "badut".

Dia juga mengkritisi sekutu AS seperti Perancis, Jerman, hingga Inggris karena dianggap tidak bisa dipercaya.

Khamenei juga memberikan belasungkawa terhadap korban pesawat Ukraina yang jatuh setelah ditembak oleh rudal Iran.

Insiden itu terjadi setelah serangan Teheran ke dua markas AS dan sekutunya Irak. Balasan atas tewasnya Soleimani.

"Kecelakaan pesawat adalah insiden yang getir. Begitu pedih dalam setiap hati kita," ujar Khamenei diiringi teriakan "Matilah Amerika".

Namun, katanya, ada sejumlah pihak yang berusaha menggunakan kecelakaan itu untuk mengalihkan publik dari kematian Soleimani.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X