Australia Selamatkan "Pohon Dinosaurus" dari Kebakaran Hutan dalam Misi Rahasia

Kompas.com - 16/01/2020, 15:24 WIB
Gambar yang dirilis Departemen Perencanaan, Industri, dan Lingkungan New South Wales pada 22 Desember 2019 menunjukkan seorang pemadam kebakaran menyempotkan air ke Pinus Wollemi di Blue Mountains, Australia. Pinus Wollemi adalah spesies zaman prasejarah yang dikenal juga sebagai pohon dinosaurus. AFP/HOGambar yang dirilis Departemen Perencanaan, Industri, dan Lingkungan New South Wales pada 22 Desember 2019 menunjukkan seorang pemadam kebakaran menyempotkan air ke Pinus Wollemi di Blue Mountains, Australia. Pinus Wollemi adalah spesies zaman prasejarah yang dikenal juga sebagai pohon dinosaurus.

SYDNEY, KOMPAS.com - Sebuah misi rahasia dijalankan untuk menyelamatkan " pohon dinosaurus" dari kebakaran hutan di Australia.

Tanaman yang dimaksud adalah Pinus Wollemi, dengan kurang dari 200 batang tersembunyi di ngarai Warisan Dunia Blue Mountains, barat daya Sydney.

Wilayah itu disebutkan menjadi salah satu yang paling parah terdampak kebakaran hutan di Australia sejak September 2019.

Baca juga: 11,2 Juta Hektar Hutan Australia Terbakar, Koala dan Walabi Terancam Punah

Ketika api mulai mendekati kawasan Pinus Wollemi, pemadam kebakaran mulai mengerahkan tanker udara untuk menyemprotkan air untuk membentuk cincin pelindung.

Tim yang lebh ahli kemudian membentuk sistem irigasi di sekitar pohon untuk membuat tempat itu lembab, dilansir AFP Kamis (16/1/2020).

Matt Kean, Menteri Lingkungan Hidup New South Wales menyatakan, operasi rahasia untuk melindungi lingkungan belum pernah terjadi sebelumnya.

Meski sejumlah pohon hangus dimakan api, kawasan Wollemi disebut berhasil selamat. Demikian keterangan Kean pada Rabu (15/1/2020).

Pinus Wollemi, dengan fosilnya tercatat berusia 200 juta tahun, diyakini punah sebelum ditemukan di Blue Mountains pada 1994 silam.

LOkasi dari "pohon dinosaurus" itu dilaporkan sengaja dirahasiakan guna melindunginya dari manusia yang hendak berkunjung.

Kean menerangkan, adanya manusia yang berkunjung, apalagi jika ilegal, bisa mengancam kelangsungan hidup Pinus Wollemi.

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X