Kompas.com - 15/01/2020, 08:27 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pesawat Ukraina jatuh pada 8 Januari 2020 karena ditembak oleh dua rudal Iran, demikian laporan media AS New York Times.

Pesawat Ukraine International Airlines jatuh sesaat setelah lepas landas di Bandara Imam Khomeini, Teheran, dengan 76 orang tewas.

Kecelakaan itu terjadi beberapa jam setelah Iran menyerang dua pangkalan AS di Irak. Balasan atas kematian jenderal Qasem Soleimani.

Baca juga: Iran Tangkap Terduga Pelaku yang Jatuhkan Pesawat Ukraina dengan Rudal

The Times mendasarkan laporan mereka terhadap rekaman kamera CCTV yang sudah terverifikasi, dikutip AFP Rabu (15/1/2020).

Dalam rekaman itu, dua rudal Iran terlihat menerobos langit pagi sebelum menghantam pesawat Ukraina jenis Boeing 737.

Dua misil itu ditembakkan dengan jarak 30 detik, dan bisa memberikan penjelasan mengapa transponder pesawat tak berfungsi.

The Times mengulas, transponder pesawat dengan nomor penerbangan 752 itu rusak setelah diterjang rudal, sebelum misil kedua menerpa.

Teheran sempat bersikukuh membantah tudingan AS dan Kanada, bahwa mereka punya data intelijen soal rudal Iran menerjang pesawat Boeing 737.

Otoritas Ukraina menyatakan, mereka menduga rudal yang menjatuhkan pesawat Boeing 737 tersebut sebagai sistem pertahanan buatan Rusia.

Baru pada Sabtu pekan lalu (11/1/2020), Garda Revolusi akhirnya mengakui mereka sudah menjatuhkan Ukraine International Airlines.

Halaman:
Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.