Paus Fransiskus Pertimbangkan Usulan Pria Berkeluarga Jadi Pastor, Paus Benediktus Menentang

Kompas.com - 13/01/2020, 17:24 WIB
Paus Benediktus XVI dan Paus Fransiskus bertemu di Vatikan pada Juni 2017. HO / OSSERVATORE ROMANO / AFP Paus Benediktus XVI dan Paus Fransiskus bertemu di Vatikan pada Juni 2017.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Benediktus XVI dilaporkan menentang penerusnya, Paus Fransiskus, yang mempertimbangkan usulan bahwa pria berkeluarga bisa menjadi pastor.

Oleh para pengamat Vatikan, apa yang dikatakan oleh mantan Paus asal Jerman itu disebut merupakan bentuk pelanggaran protokol.

Paus Benediktus mengutarakan pertentangannya itu dalam buku yang ditulis bersama Kardinal Robert Sarah, dilaporkan Sky News Senin (13/1/2020).

Baca juga: Paus Fransiskus Tingkatkan Harapan Viri Probati Jadi Pastor di Brasil

Dia menuturkan, tidak bisa tinggal diam melihat Paus Fransiskus mempertimbangkan usulan bahwa pastor boleh berasal dari pria yang sudah menikah.

Dalam cuplikan buku yang dirilis harian Perancis Le Figaro, Paus Benediktus menganggap hidup selibat memberi "dampak signifikan".

Sebab, tradisi yang mengakar selama ribuan tahun dalam Gereja Katolik Roma itu membuat imam fokus kepada tugasnya.

Dia mengatakan tidaklah mungkin bahwa seorang imam bisa menyatukan dua "pekerjaan" (kepastoran dan pernikahan) secara teratur.

Sebab dalam pandangannya, pria yang sudah menikah membutuhkan tenaga untuk fokus kepada istri maupun anak-anaknya.

"Melayani Tuhan juga membutuhkan kemampuan terbaik. Jadi, saya rasa tidak mungkin melakukan keduanya sekaligus," katanya.

Baca juga: Terekam Pukul Tangan Seorang Wanita, Paus Fransiskus Meminta Maaf

Tidak biasanya bagi Benediktus, Paus pertama yang mengundurkan diri dalam 600 tahun terakhir, berkomentar atas masalah Imamat.

Ketika mundur pada 2013 silam, Paus dengan nama asli Joseph Ratzinger itu dilaporkan sepakat untuk "patuh tanpa syarat" kepada penerusnya.

Selain itu, Paus yang dikenal konservatif dan memandang nilai agama secara tradisional tersebut berjanji tetap "tersembunyi bagi dunia".

Karena itu Massimo Faggioli, teolog Universitas Villanova di AS dalam kicauannya di Twitter mengaku terkejut dengan berita itu.

"Benediktus XVI pada dasarnya tidak merasa memecah kesunyian karena mereka tak merasa berjanji (untuk tutup mulut). Tapi ini pelanggaran serius," katanya.

Baca juga: Kasus Kerasukan Bertambah, Vatikan Latih 250 Pastor untuk Usir Setan

Jurnalis dari National Catholic Reporter Joshue McElwee berujar dalam akun Twitternya, bahwa komentar Paus Benediktus "luar biasa".

"Saat saya mencernanya, saya menyadari betapa luar biasa mantan Paus berkata di depan publik tentang isu yang tengah dipertimbangkan suksesornya," kicaunya.

Usulan agar Viri Probati, sebutan bagi pria menikah, menjadi pastor sudah diperdebatkan setidaknya dalam 10 tahun terakhir.

Usulan tersebut pertama kali disuarakan oleh Presiden Komisi Episkopal Amazon, Kardinal Claudio Hummes, karena mereka kekurangan imam.

Disebutkan dalam dokumen, laki-laki yang bisa menjadi pastor adalah mereka yang stabil, dan menjadi pemimpin di masyarakatnya.

Dilansir CNN, usulan itu kemudian disepakati oleh para uskup melalui pemungutan suara  128 berbanding 41, dan hanya berlaku di sejumlah gereja kawasan Amazon.

Di antaranya adalah Bolivia, Brazil, Colombia, Ecuador, French Guiana, Guyana, Peru, Suriname hingga Venezuela.

Mengizinkan pastor berasal dari pria beristri tidak sama artinya dengan menyetujui pastor untuk berkeluarga. Sehingga hukum itu tidak akan melanggar aturan selibat imam Katolik.

Meski begitu, usulan tersebut sempat menuai polemik dengan mendapat penolakan dari kalangan konservatif pada Oktober lalu.

Kardinal Raymond Burke dari AS dan Uskup Athanasius Schneidr asal Kazakhstan sampai menyerukan "berpuasa dan berdoa" selama 40 hari penuh saat pertemuan.

Dalam wawancaranya dengan media Jerman Die Zeit Maret 2017, Paus Fransiskus meminta supaya usul itu benar-benar dipertimbangkan.

Paus Fransiskus juga mengatakan, aturan mengenai hidup selibat merupakan sebuah bentuk kedisiplinan, bukan dogma.

(Catatan: Artikel ini mendapat perbaikan dari judul semula "Paus Fransiskus Pertimbangkan Pastor Boleh Menikah, Paus Benediktus Menentang". Kompas.com keliru memahami pernyataan Paus Fransiskus. Kompas.com mohon maaf atas kesalahan ini)

Baca juga: Paus Fransiskus Izinkan Perubahan dalam Kalimat Doa Bapa Kami



Sumber BBC,Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X