Kutuk "Kebohongan" terhadap Pesawat Ukraina Jatuh, Demonstrasi Terjadi di Iran

Kompas.com - 12/01/2020, 12:31 WIB
Warga Iran berkumpul menyuarakan simpati dan melakukan demonstrasi setelah pesawat Ukraina Boeing 737 jatuh di Teheran pada Rabu (8/1/2020). Iran yang sebelumnya membantah, akhirnya mengakui menembak jatuh pesawat tersebut dan membunuh 176 orang di dalamnya, dengan menyatakan niat itu tidak mereka sengaja. WANA NEWS AGENCY via REUTERSWarga Iran berkumpul menyuarakan simpati dan melakukan demonstrasi setelah pesawat Ukraina Boeing 737 jatuh di Teheran pada Rabu (8/1/2020). Iran yang sebelumnya membantah, akhirnya mengakui menembak jatuh pesawat tersebut dan membunuh 176 orang di dalamnya, dengan menyatakan niat itu tidak mereka sengaja.

Ia mengatakan, operator misil beraksi tanpa perintah dan menduga pesawat tersebut merupakan "rudal" yang ditembakkan ke Iran sesuai rujukan beberapa laporan.

Baca juga: Beredar di Media Sosial, Benda Ini Diduga Rudal Iran yang Hantam Pesawat Ukraina

"Dia punya 10 detik untuk memutuskan. Dia bisa memutuskan untuk menyerang atau tidak menyerang dalam keadaan seperti itu, dia mengambil keputusan yang salah," kata Hajizadeh.

"Ia diwajibkan untuk berkomunikasi dan mendapatkan verifikasi. Tapi rupanya, ada gangguan pada sistem komunikasi."

Hajizadeh mengatakan militer akan memperbaiki sistem yang ada untuk menghindari kesalahan serupa di masa mendatang.

Ia mengatakan ia berharap "mati saja" setelah diberi tahu mengenai serangan misil tersebut.

Hajizadeh mengatakan ia telah melaporkannya pada otoritas terkait tentang apa yang terjadi pada Rabu. Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan mengapa Iran membantah keterlibatannya selama beberapa hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ayatollah Khamenei mengatakan ada "bukti kesalahan manusia", sementara Presiden Hassan Rouhani mengatakan Iran "sangat menyesali kesalahan fatal" tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menyalahkan AS. "Kesalahan manusia di tengah krisis yang diakibatkan oleh tindakan AS menyebabkan kecelakaan ini," katanya.

Baca juga: Diduga Menembak Pesawat Boeing 737 Milik Ukraina, Ini Bantahan Iran

Bagaimana Reaksi Kanada dan Ukraina?

Presiden Ukraina Volodomyr Zelensky dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berbicara dengan Rouhani pada Sabtu.

Trudeau mengatakan ia "sangat marah" dan telah menyampaikan pada Rouhani bahwa harus ada penyelidikan secara penuh dengan "kejelasan bagaimana tragedi ini dapat terjadi".

"Kanada tidak akan berhenti sampai kami mendapat pertanggungjawaban, keadilan, dan kesimpulan yang layak didapatkan keluarga (korban)... mereka terluka, marah, dan berduka dan mereka butuh jawaban."

Zelensky, yang menuntut kompensasi dan permintaan maaf, mengatakan Rouhani telah meyakinkannya jika "semua orang yang terlibat dalam kecelakaan udara ini akan diseret ke ranah hukum".

Baca juga: Maskapai Ukraina Ditembak Rudal Iran karena Dikira Pesawat AS

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X