Trump: Tewasnya Jenderal Iran adalah "Keadilan Amerika"

Kompas.com - 10/01/2020, 22:49 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hadir dalam kampanye Keep America Great di Huntington Center di Toledo, Ohio, pada 9 Januari 2020. AFP /Saul LoebPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hadir dalam kampanye Keep America Great di Huntington Center di Toledo, Ohio, pada 9 Januari 2020.

TOLEDO, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menyatakan, tewasnya jenderal Iran, Qasem Soleimani, adalah "keadilan Amerika".

Pernyataan itu dia sampaikan dalam kampanye politik masif pertama di 2020 di Ohio, dilansir Sky News Jumat (10/1/2020).

Dalam pidatonya di Toledo, Trump menuturkan dia menuduh Qasem Soleimani merencanakan "serangan besar" terhadap AS di Timur Tengah.

Baca juga: Wapres AS: Amerika Lebih Aman karena Jenderal Iran Tewas

"Pekan lalu, AS sekali lagi mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan nyawa, dan membawa keadilan Amerika," ucapnya.

Presiden 73 tahun itu mengatakan, jenderal Iran berusia 62 tahun itu terus merencanakan serangan terhadap kedutaan AS di Timur Tengah.

"Namun kami menghentikannya. Kami menghentikannya secara cepat. Kami menghentikannya dengan tangan dingin," klaim Trump.

Dia juga mengambil kesempatan untuk mengejek Ketua DPR AS Nancy Pelosi, serta politisi senior Demokrat Adam Schiff.

Presiden dari Partai Republik tersebut menyebut Pelosi dan Schiff menentang pembunuhan komandan Pasukan Quds itu.

Trump mengklaim dia mendapat informasi tentang keberadaan Soleimani, dan menyatakan tidak menghubungi Pelosi.

"Kami tak punya waktu menghubungi Pelosi, yang tentunya akan membocorkannya kepada teman mereka di media korup," ejeknya.

Halaman:


Sumber Sky News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X