Beredar di Media Sosial, Benda Ini Diduga Rudal Iran yang Hantam Pesawat Ukraina

Kompas.com - 10/01/2020, 21:06 WIB
Inilah benda lancip berwarna biru yang diduga merupakan kepala rudal yang menghantam pesawat Ukraina Boeing 737. Pesawat Ukraine International Airlines jatuh setelah lepas landas dari Teheran, Iran, pada Rabu (8/1/2020). Beberapa jam setelah Iran membombardir pangkalan pasukan AS di Irak. via Sky NewsInilah benda lancip berwarna biru yang diduga merupakan kepala rudal yang menghantam pesawat Ukraina Boeing 737. Pesawat Ukraine International Airlines jatuh setelah lepas landas dari Teheran, Iran, pada Rabu (8/1/2020). Beberapa jam setelah Iran membombardir pangkalan pasukan AS di Irak.

Berdasarkan klaim yang muncul, senjata yang menjatuhkan pesawat Ukraina itu adalah sistem Tor yang dibuat oleh Rusia.

Peneliti Bellingcat, Giancarlo Fiorella berujar, terlalu awal untuk langsung menyebut Ukraine International Airlines jatuh karena misil.

Dia menuturkan, tidak bisa memverifikasi apakah gambar yang berseliweran di dunia maya benar-benar misil yang menghantam Boeing 737.

"Sebelum sampai pada kesimpulan tertentu, kita harus berhati-hati, gunakan waktu yang ada untuk memverifikasi untuk yakin," paparnya.

Baca juga: Maskapai Ukraina Ditembak Rudal Iran karena Dikira Pesawat AS

Pakar penerbangan sekaligus mantan kepala operasi penerbangan Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) Mike Vivian berkata, pesawat itu relatif baru.

Dia menuturkan pesawat itu baru berusia tiga tahun karena diserahkan pada 2016, dengan para kru-nya tentu mendapat pelatihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Ukraine International Airlines memegang reputasi sebagai maskapai dengan keselamatan penerbangan bagus selama lebih dari 20 tahun.

"Cuaca juga sedang bagus. Tapi pesawat itu tiba-tiba menghilang. Jadi sulit menentukan penyebab jatuhnya," katanya.

Iran membantah rudal mereka menjatuhkan pesawat Ukraina itu, dan mengundang negara hingga Boeing untuk turut dalam penyelidikan.

Iran menyerang pangkalan militer AS di Irak sebagai balasan, setelah Jenderal Qasem Soleimani tewas pada 3 Januari 2020.

Baca juga: Boeing 737 Ukraina Jatuh di Iran, Diduga karena Serangan Roket hingga Upaya Penyelidikan

Halaman:


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X