Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/01/2020, 08:12 WIB

Penyelidik Ukraina disebut mengalami tantangan dalam mencari penyebab jatuhnya pesawat itu pada Rabu pagi waktu setempat (8/1/2020).

Berdasarkan laporan media Iran, pecahan dari lokasi kecelakaan sudah diangkut, membuat proses investigasi independent jadi sulit.

Pada Kamis, Yuri Butusov, jurnalis dengan relasi sumber keamanan Ukraina memaparkan temuan awal dari para penyelidik.

Laporan itu mengindikasikan bahwa tidak ada ledakan dari mesin, dengan dugaan muncul bahwa api berasal dari kabin.

Baca juga: Jatuhnya Boeing 737 Ukraina, Iran Tak Akan Serahkan Kotak Hitam Pesawat ke Pabrikan dan AS

"Tidak adanya komunikasi dengan operator lalu lintas udara, berarti Anda tidak bisa mengesampingkan dugaan adanya aksi teroris atau serangan rudal," papar sumber.

Berdasarkan data penerbangan, Ukraine International Airlines terbang dari Bandara Imam Khomeini, Teheran, pukul 06.12 waktu lokal.

Masalah mulai dihadapi dua menit setelah lepas landas, saat burung besi itu terbang di ketinggian 8.000 kaki sebelum berhenti berkomunikasi.

Video yang beredar memperlihatkan Boeing 737 itu terbakar di angkasa sebelum jatuh. Setidaknya 167 penumpang dan 9 kru tewas.

Teheran melalui badan penerbangan sipil menjelaskan, pesawat tersebut mengalami "keadaan darurat" setelah lepas landas.

Namun, kru tidak mengumumkan keadaan darurat. Melainkan mencoba untuk kembali ke bandara sebelum kemudian jatuh.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.