Iran Vs AS: Ketegangan 2 Negara sejak 2019

Kompas.com - 08/01/2020, 19:41 WIB
Seorang pria memegang gambar mendiang Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, di tengah perayaan setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap pangkalan AS di Irak pada 8 Januari 2020. Serangan itu merupakan balasan setelah AS membunuh Soleimani pekan lalu. WANA NEWS AGENCY via REUTERSSeorang pria memegang gambar mendiang Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, di tengah perayaan setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap pangkalan AS di Irak pada 8 Januari 2020. Serangan itu merupakan balasan setelah AS membunuh Soleimani pekan lalu.

Pada 12 Mei 2019, empat kapal, dengan tiga di antaranya kapal tanker, mengalami kerusakan serius di Teluk, dengan AS menyalahkan Iran.

Kemudian 13 hari sesudahnya, Washington mengumumkan penerjunan 1.500 tentara tambahan ke Timur Tengah untuk "menangkal ancaman" Teheran.

Di 13 Juni 2019, dua kapal tanker dari Norwegia dan Jepang diserang di Teluk Oman, di mana negara Barat menyebut Iran bertanggung jawab.

Baca juga: Iran Serang Markas Militer AS, Filipina Siapkan Kapal dan Pesawat untuk Evakuasi Warganya

4. Drone AS Ditembak Jatuh

Pada 20 Juni 2019, Garda Revolusi Iran mengumumkan mereka menembak jatuh drone AS di Selat Hormuz karena dianggap melanggar wilayah udara mereka.

Trump dilaporkan sempat mengesahkan serangan balasan. Namun suami Melania itu memutuskan membatalkannya di menit terakhir.

Empat hari kemudian, Gedung Putih memberikan sanksi kepada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan pejabat senior Iran lainnya.

Kemudian di 18 Juli, Trump mengklaim bahwa AS menembak jatuh drone Iran karena membahayakan kapal perangnya di Selat Hormuz.

Baca juga: Iran, Negara Kaya Sumber Daya yang Kerap Berkonflik

5. Serangan di Fasilitas Minyak Arab Saudi

Pada 14 September 2019, serangan udara yang diklaim kelompok pemberontak Yaman, Houthi, menerjang dua fasilitas minyak Saudi, Aramco.

Oleh negara-negara Barat, Iran dituding sebagai biang keladi serangan tersebut. Tetapi, Teheran membantahnya.

Enam hari kemudian, Trump mengumumkan "sanksi terkuat yang pernah dijatuhkan" dengan menyasar sektor perbankan.

Pada 7 November, Teheran melanjutkan program pengayaan uranium di fasilitas pembangkit Fordo, dan menjadi kemunduran keempat mereka dari perjanjian 2015.

Baca juga: Saham Produsen Senjata Asia Melonjak Pasca Serangan Rudal Iran

6. Dukung Demonstran Iran

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X