Iran Vs AS: Ketegangan 2 Negara sejak 2019

Kompas.com - 08/01/2020, 19:41 WIB
Seorang pria memegang gambar mendiang Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, di tengah perayaan setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap pangkalan AS di Irak pada 8 Januari 2020. Serangan itu merupakan balasan setelah AS membunuh Soleimani pekan lalu. WANA NEWS AGENCY via REUTERSSeorang pria memegang gambar mendiang Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, di tengah perayaan setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap pangkalan AS di Irak pada 8 Januari 2020. Serangan itu merupakan balasan setelah AS membunuh Soleimani pekan lalu.

KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memasuki ketegangan baru pada Rabu (8/1/2020), buntut serangan rudal di markas koalisi di Irak.

Teheran mengklaim meluncurkan 22 misil ke Pangkalan Udara Ain al-Assad dan Irbil pada Rabu dini hari waktu setempat.

Serangan itu disebut merupakan balasan setelah jenderal Iran, Qasem Soleimani, dibunuh AS di Bandara Internasional Baghdad, Irak, pekan lalu.

Baca juga: Iran Hujani Markas Pasukan AS di Irak dengan Puluhan Rudal


Dilansir AFP, berikut merupakan momen ketegangan yang dialami dua negara sejak 2019 lalu:

1. Masuk dalam Daftar Teroris

Pada 8 April 2019, Washington memasukkan Garda Revolusi, cabang militer Iran, dalam daftar organisasi yang dianggap teroris.

Ini adalah kali pertama AS memasukkan organisasi militer resmi sebuah negara ke dalam daftar yang bisa dijatuhkan sanksi.

Kemudian 5 Mei 2019, Penasihat Keamanan Nasional saat itu, John Bolton, mengumumkan pengerahan kapal induk dan pesawat pengebom ke Timur Tengah.

2. Ancam Lanjutkan Aktivitas Nuklir

Pada 8 Mei 2019, Teheran mengumumkan bahwa mereka bakal melanjutkan kembali aktivitas nuklir yang dilarang dalam perjanjian 2015.

Pernyataan itu disampaikan tepat satu tahun setelah Presiden Donald Trump secara sepihak menarik diri dari perjanjian 2015.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X