Rudal Hipersonik Avangard Rusia Diklaim Tahan Suhu 2.000 Derajat Celsius

Kompas.com - 28/12/2019, 15:35 WIB
Grafis komputer yang memperlihatkan senjata hipersonik Rusia bernama Avangard melesat melewati atmosfer Bumi. Screengrab from YouTubeGrafis komputer yang memperlihatkan senjata hipersonik Rusia bernama Avangard melesat melewati atmosfer Bumi.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan, rudal hipersonik Avangard diklaim bisa menahan suhu 2.000 derajat Celsius.

Pada Jumat (27/12/2019), Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengumumkan resimen pertama Avangard telah beroperasi.

Kepala pasukan misil strategis, Jenderal Sergei Karakaev, dalam telepon menuturkan bahwa rudal hipersonik itu ditempatkan di unit Region Orenburg di Ural.

Putin memperkenalkan Avangard sebagai salah satu senjata terbaru Rusia dalam pidato kenegaraan pada 2018 lalu.

Baca juga: Rusia Sebut Rudal Hipersonik Avangard Telah Beroperasi

Dilansir The Guardian, misil itu diklaim bisa bermanuver tajam saat mengarah ke target, dan membuat sistem pertahanan tak berguna.

Dia mengatakan, generasi terbaru rudal itu bisa menghantanm target mana pun di dalamnya, dan melewati sistem milik AS.

Dia menjelaskan, Avangard bisa diluncurkan sebagai rudal balistik antar-benua (ICBM). Tetapi punya perbedaan spesifik.

Berbeda dengan misil reguler yang jalurnya sudah ditentukan, Avangard bisa berbelok dalam kecepatan tinggi, membuatnya sulit dicegat.

Putin berujar, rudal itu dibuat dari material khusus terbaru yang bisa menahan suhu hingga 2.000 derajat Celsius.

Selain itu, misil tersebut bisa membawa hulu ledak nuklir hingga dua megaton. "Dia menghantam target seperti meteor," jelas Putin.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X