Beri Pesan Natal, Ini yang Diserukan Paus Fransiskus

Kompas.com - 25/12/2019, 20:47 WIB
Paus Fransiskus menyampaikan Urbi et Orbi, tradisi Pesan Natal dari balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, pada 25 Desember 2019. REUTERS/YARA NARDIPaus Fransiskus menyampaikan Urbi et Orbi, tradisi Pesan Natal dari balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, pada 25 Desember 2019.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus menyerukan perdamaian atas berbagai krisis di dunia dalam pesan Natal yang disampaikan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Dia menggunakan pidato tradisional Urbi et Orbi (Dari Kota ke Dunia) untuk meminta penyelesaian atas berbagai konflik dunia.

Baca juga: Dalam Pesan Natal, Paus Fransiskus Serukan Damai di Yaman dan Suriah

Seperti dilansir AFP Rabu (25/12/2019), di antaranya adalah krisis Timur Tengah, Venezuela, Lebanon, maupun konflik di negara Afrika.

"Semoga Yesus membawa cahaya-Nya kepada anak-anak yang menderita akibat perang dan konflik di Timur Tengah dan negara lain," ujar Paus Fransiskus.

Paus berusia 83 tahun itu menyerukan dalam Pesan Natal, agar warga Suriah yang masih dilanda perang sipil agar mendapat ketenangan.

Dia mendesak komunitas internasional agar mencari solusi supaya masyarakat yang dilanda konflik bisa hidup aman dan damai.

Paus kemudian menggunakan pesan Natalnya supaya ada resolusi di Lebanon, di mana dia berharap negara itu "hidup berdampingan secara harmonis".

Pemimpin ke-266 Gereja Katolik Roma itu menyebut rakyat Irak maupun Yaman yang "menderita namun tetap teguh", tengah menanti perdamaian dan kemakmuran.

Kemudian di Amerika Selatan, dia menyatakan ada sejumlah negara yang tengah mengalami masa sulit, baik sosial maupun politik.

Dia menuturkan bagaimana krisis yang terjadi di setiap benua bisa membuat martabat orang-orang di dalamnya terusik.

Lebih lanjut, dia juga mendoakan para korban serangan dari kelompok ekstremis di Afrika, seperti di Burkina Faso, Mali, hingga Nigeria.

Baca juga: Pesan Natal Sekjen PBNU: Mari Wujudkan Indonesia Aman, Damai, dan Berkeadilan



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X