Gelar Misa Malam Natal, Paus Fransiskus Tekankan Cinta Tuhan yang "Tak Bersyarat"

Kompas.com - 25/12/2019, 14:38 WIB
Paus Fransiskus mencium patung Bayi Yesus saat misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, pada 24 Desember 2019. AFP/ALBERTO PIZZOLIPaus Fransiskus mencium patung Bayi Yesus saat misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, pada 24 Desember 2019.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus menekankan bagaimana cinta Tuhan yang "tak bersyarat", ketika menggelar misa Malam Natal di Vatikan.

"Anda mungkin punya ide yang salah. Anda mungkin sudah mengacaukan segalanya. Tapi Dia tetap mencintai kalian," ujarnya.

Dilansir BBC Rabu (25/12/2019), ucapan Paus Fransiskus itu banyak yang diinterpretasikan berkaitan dengan skandal gereja.

Baca juga: Paus Fransiskus Peluk Korban Bencana Reaktor Nuklir Fukushima 2011

Dalam khotbahnya, Paus asal Argentina itu mengatakan Tuhan tidak mencintai manusia tak hanya karena manusia melakukan kehendak-Nya.

"Natal mengingatkan kita bahwa Tuhan terus mencintai kita, bahkan yang terburuk di antara kita," kata Paus 83 tahun itu dalam misa Malam Natal.

"Kepada saya, Anda, kepada kita semua, Dia berkata begini: 'Saya mencintaimu, dan akan terus demikian. Karena kalian berharga di mata-Ku," paparnya.

"Dia mencintai Anda semua, ecara polos dan sederhana. Cintanya tak bersyarat, tidak tergantung siapa Anda," jelasnya.

Khotbah itu disampaikan setelah gereja dilanda berbagai laporan pelecehan seksual, dan tuduhan adanya upaya penutupan bukti dari imam senior.

"Apa pun kesalahan yang ada pada kita, apa pun yang salah pada Gereja, tentunya kita tak bisa menjadikannya alasan," tegasnya.

Pada awal Desember ini, Paus menghapus aturan Kerahasiaan Kepausan, yang mencegah pastor maupun korban melaporkan pelecehan yang dialami.

Kemudian pada Mei lalu, dia merilis sebuah panduan supaya siapa pun yang mendapatkan pelecehan seksual agar melapor ke atasannya.

Kasus terbaru adalah ketika Kardinal George terbukti bersalah melecehkan dua anggota paduan suara anak-anak di Melbourne pada 1996.

Dia dulunya merupakan mantan pejabat keuangan, Vatikan, dan dipandang sebagai orang dengan otoritas tertinggi di sana.

Baca juga: Umat Katolik di Palopo Jalani Misa Malam Natal Penuh Khidmat



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X