Buntut Kecelakaan Lion Air JT 610, Bos Boeing Dipecat

Kompas.com - 24/12/2019, 06:00 WIB
Sebuah Boeing 737 Max 9 milik maskapai Thai Lion di bandara Bangkok, Thailand. ShutterstockSebuah Boeing 737 Max 9 milik maskapai Thai Lion di bandara Bangkok, Thailand.

CHICAGO, KOMPAS.com - Pabrikan pesawat AS, Boeing memecat CEO-nya Dennis Muilenburg.

Dalam pernyataan yang dimuat di situsnya, Boeing menyatakan langkah itu dilakukan demi mengembalikan kepercayaan terhadap perusahaan.

"Dewan direksi memutuskan pergantian kepemimpinan dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan terhadap perusahaan seiring langkah memperbaiki hubungan dengan regulator, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya," tulis Boeing, Senin (23/12/2019).

Posisi Muilenburg akan digantikan David L Calhoun yang saat ini menjabat Ketua Dewan Direksi sekaligus Presiden.


Baca juga: Boeing Hentikan Produksi 737 Max, Ekonomi AS Kian Tertekan

"Saya percaya pada masa depan Boeing dan 737 MAX. Saya merasa terhormat bisa memimpin perusahaan hebat ini beserta 150.000 pegawainya yang bekerja keras untuk membentuk masa depan penerbangan," kata Calhoun dalam keterangannya.

Indonesia dan Ethiopia jadi korban B737 MAX

Dilansir dari BBC, pemecatan CEO ini merupakan buntut dua kecelakaan pesawat 737 MAX beberapa waktu lalu.

Kecelakaan pertama menimpa Lion Air pada Oktober 2018 lalu. Sebanyak 189 penumpang dan awak Lion Air JT 610 tewas.

Kemudian pada Maret 2019, pesawat Ethiopian Airlines mengalami kecelakaan serupa dan menewaskan 157 penumpangnya.

Baca juga: Boeing Stop Produksi Pesawat 737 MAX, Ini Tanggapan Kemenhub

Semua pesawat B737 MAX telah dikandangkan pada Maret 2019 lalu.

Boeing juga memutuskan untuk menunda produksi pesawat itu sembaru menunggu regulator mensertifikasi keselamatannya.

Boeing 737 MAX cacat

Hasil investigasi menunjukkan kecelakaan disebabkan sistem kontrol otomatis di pesawat (MCAS) B737 MAX yang rusak.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X