Akhirnya, Parlemen Inggris Loloskan Kesepakatan Brexit

Kompas.com - 21/12/2019, 17:47 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara di di Parlemen Inggris AFP/JESSICA TAYLORPerdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara di di Parlemen Inggris

LONDON, KOMPAS.com – Parlemen Inggris akhirnya meloloskan Rancangan Undang-undang (RUU) Kesepakatan Brexit (Withdrawal Agreement Bill) pada Jumat (20/12/2019).

Persetujuan parlemen ini mengakhiri kemelut politik yang telah membelah Negeri "Ratu Elizabeth" itu sejak referendum yang terjadi pada Juni 2016.

Sebelumnya, parlemen Inggris menolak hingga tiga kali penawaran kesepakatan Brexit yang diajukan mantan Perdana Menteri Theresa May awal tahun ini.

Baca juga: Pengaruh Brexit Terhadap Harga Properti

Usulan penggantinya, Boris Johnson, disepakati dengan 358 anggota parlemen memberikan dukungan berbanding 234 yang menolak, dilaporkan The Guardian.

RUU ini didukung oleh seluruh anggota partai Konservatif yang berkuasa, ditambah dengan enam anggota partai oposisi Buruh yang membelot.

Dengan tercapainya kesepakatan Brexit ini, maka bisa dipastikan Inggris bakal bercerai dari Uni Eropa pada 31 Januari 2020 mendatang.

Uni Eropa sudah dua kali memperpanjang deadline perceraian dari 29 Maret 2019 menjadi 31 Oktober 2019, sebelum akhirnya sampai di angka 31 Januari 2020.

Keberhasilan Boris Johnson memenangkan mayoritas di pemilu pekan lalu memuluskan ambisinya untuk mengeksekusi perceraian yang sudah berlarut-larut ini.

Membawa slogan kampanye “Get Brexit Done”, mantan Wali Kota London ini meraup kemenangan telak dengan meraup 365 dari total 650 kursi Parlemen Inggris.

Johnson yang merupakan arsitek utama kampanye Brexit dengan gembira menyatakan, perceraian Inggris dari Uni Eropa sudah di depan mata.

Setelah RUU ini disahkan, parlemen Eropa dijadwalkan bakal melakukan ratifikasi resmi perceraian pada 29 Januari 2020.

“Ini adalah langkah yang sangat krusial untuk meratifikasi Artikel 50,” ucap Presiden Dewan Eropa atau European Council Charles Michel.

Langkah berikut yang akan ditempuh oleh Inggris dan Uni Eropa adalah menegosiasikan kesepakatan perdagangan dengan deadline 31 Desember 2020.

Baca juga: Ada Ketidakpastian Brexit, Ekonomi Inggris Tumbuh Melambat

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X