Ketua DPR AS Bungkam Politisi Demokrat yang Rayakan Pemakzulan Donald Trump

Kompas.com - 20/12/2019, 08:18 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Getty Images via BBCPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Terdapat momen menarik dalam sidang pemakzulan Presiden Donald Trump. Yaitu saat Ketua DPR AS Nancy Pelosi membungkam politisi Demokrat yang hendak merayakan.

Momen itu terjadi ketika Pelosi membacakan hasil voting untuk pasal pertama pemakzulan, yaitu Penyalahgunaan Kekuasaan.

Dalam tayangan video yang viral itu, Nancy Pelosi membacakan hasil pemungutan suara pasal pertama, yakni 230 mendukung berbanding 197 menolak.

Baca juga: Presiden Donald Trump Dimakzulkan, Putin Berkomentar

"Karena itu, Pasal Pertama akan segera diadopsi," ujar Ketua DPR AS berusia 79 tahun itu sembari mengetuk palunya.

Dilansir The Guardian Kamis (19/12/2019), dia langsung menunjukkan gestur diam begitu ada anggota Demokrat yang bertepuk tangan.

Adapun pasal kedua pemakzulan, Menghalangi Penyelidikan Kongres, lolos setelah memperoleh dukungan 229 suara berbanding 198.

Pelosi sebelumnya sudah menyatakan bahwa sidang paripurna Rabu (18/12/2019) adalah "hari yang sedih bagi publik AS".

Karena itu, dia sempat meminta para politisi Demokrat untuk tidak merayakan pemakzulan yang dialami Presiden Donald Trump.

"DPR AS sudah bertindak dalam hari yang sangat menyedihkan ini demi melindungi Konstitusi AS," papar Pelosi dalam konferensi pers.

Meski begitu, Pelosi tidak ingin buru-buru menyerahkan resolusi DPR AS kepada Senat, yang bakal bersidang pada Januari 2020.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X