Kompas.com - 18/12/2019, 14:03 WIB
Sejumlah warga etnis Uighur menggelar unjuk rasa di Brussels, Belgia menuntut Uni Eropa mendesak China untuk menghormati hak asasi warga Uighur di wilayah Xinjiang serta meminta penutupan pusat-pusat reedukasi tempat warga Uighur ditahan. AFP/EMMANUEL DUNANDSejumlah warga etnis Uighur menggelar unjuk rasa di Brussels, Belgia menuntut Uni Eropa mendesak China untuk menghormati hak asasi warga Uighur di wilayah Xinjiang serta meminta penutupan pusat-pusat reedukasi tempat warga Uighur ditahan.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memberikan dukungan bagi pesepak bola Mesut Oezil yang mengkritik penanganan China atas Muslim Uighur.

Dalam kritikannya di media sosial, gelandang Arsenal itu mengomentari penindakan yang dilakukan Beijing, hingga diamnya Muslim.

Buntut dari komentarnya itu, media pemerintah China, CCTV, langsung memblokir tayangan Liga Inggris antara Arsenal versus Manchester City Minggu (18/12/2019).

Baca juga: Wapres Bantah Ormas Islam Indonesia Disuap Pemerintah China Terkait Muslim Uighur

Harian setempat, Global Times, dalam editorialnya memberitakan pertandingan yang dimenangkan City dengan skor 3-0 itu tak akan ditayangkan.

Pasalnya, pernyataan Mesut Oezil itu tak hanya "mengecewakan fans, namun juga badan pengelola sepak bola setempat".

Dukungan pun diberikan Menlu AS Pompeo melalui kicauannya di Twitter, sebagaimana diberitakan Sky News Selasa (17/12/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pompeo mengatakan, Partai Komunis China (CCP) bisa saja memblokir Oezil maupun pertandingan Arsenal selama satu musim penuh, tetapi kebenaran bakal terungkap.

"CCP tidak akan bisa menyembunyikan pelanggaran HAM mereka atas Muslim Uighur, dan keyakinan lain di seluruh dunia," tegasnya.

Sementara Direktur Regional Amnesty International Nicholas Bequelin berujar, The Gunners, julukan Arsenal, tak boleh menyerah pada tekanan.

"Ketika pemain mereka dikritik oleh sebagian orang di China, penting mereka untuk tak menyerah dan menahan hak Oezil mengekspresikan kebebasan berbicaranya," terangnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.