Kompas.com - 17/12/2019, 13:45 WIB
Sebuah jet tempur F-16 Fighting Falcon Angkatan Udara AS dari Pangkalan Udara Aviano, Italia, dikerahkan ke Pangkalan Udara Incirlik, Turki pada tanggal 9 Agustus 2015. ReutersSebuah jet tempur F-16 Fighting Falcon Angkatan Udara AS dari Pangkalan Udara Aviano, Italia, dikerahkan ke Pangkalan Udara Incirlik, Turki pada tanggal 9 Agustus 2015.

Dilansir AFP Selasa (17/12/2019), Esper mengatakan dia akan segera berbicara dengan koleganya, Menteri Pertahanan Hulusi Akar.

Pembicaraan itu dimaksudkan untuk memahami apa yang mereka inginkan, dan mempertimbangkan seberapa serius ancaman itu.

"Saya pikir ini akan menjadi masalah Aliansi, komitmen mereka terhadap persekutuan, jika mereka memang benar-benar serius," paparnya.

Esper juga menekankan, dia begitu kecewa karena pemerintahan Erdogan memilih untuk menjauh dari NATO, dan mendekati Rusia.

Pekan lalu, Komite Hubungan Luar Negeri Senat merilis rancangan UU bipartisan yang akan menjatuhkan sanksi berat kepada Ankara.

Sanksi tersebut bakal dijatuhkan tak hanya karena S-400. Tapi juga serangan yang dilakukan Turki terhadap milisi Kurdi.

Erdogan membela keputusannya yang menyerang milisi Kurdi Suriah melalui Operation Peace Spring pada 9 Oktober lalu.

Mantan Perdana Menteri Turki itu beralasan, serangan itu bertujuan menciptakan "zona aman" sekaligis menjauhkan Kurdi yang dianggapnya teroris.

Baca juga: Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X