Bom Perang Dunia II Ditemukan, 54.000 Warga Kota di Italia Dievakuasi

Kompas.com - 17/12/2019, 11:48 WIB
Tim Gegana Italia ketika menjinakkan bom era Perang Dunia II milik Inggris yang ditemukan di kota Brindisi pada MInggu (15/12/2019). Sebanyak 54.000 warga harus dievakuasi menyusul penemuan bom tersebut. Esercito Italiano via Sky NewsTim Gegana Italia ketika menjinakkan bom era Perang Dunia II milik Inggris yang ditemukan di kota Brindisi pada MInggu (15/12/2019). Sebanyak 54.000 warga harus dievakuasi menyusul penemuan bom tersebut.

BRINDISI, KOMPAS.com - Sebanyak 54.000 warga kota di selatan Italia harus dievakuasi menyusul penemuan bom era Perang Dunia II milik Inggris.

Jumlah itu melebihi 60 persen dari total populasi Brindisi, di mana mereka diminta menjauh dari "zona merah" dengan radius 1.617 meter.

Corriere della Sera dikutip Sky News Senin (16/12/2019) memberitakan, operasi itu adalah evakuasi terbesar dalam sejarah di Italia.

Baca juga: Granat Asap Pertama Kali Diproduksi pada Perang Dunia II untuk Sinyal dan Kamuflase

Bom era Perang Dunia II itu diyakini dijatuhkan pada 1941 silam, mempunyai panjang satu meter dan mengandung 40 kg dinamite.

Peledak itu tidak sengaja ditemukan pada November lalu, ketika tengah dilakukan pekerjaan perbaikan di gedung bioskop.

Selain warga dievakuasi, proses penonaktifan bom pada Minggu (16/12/2019) juga menutup bandara, stasiun kereta, hingga dua rumah sakit.

Kemudian sekitar 200 tahanan yang berada di penjara Lecce, sekitar 38 km jauhnya dari Brindisi, juga harus diungsikan.

Sekitar pukul 13.00 waktu setempat dilansir The Guardian, tim gegana mengumumkan mereka sudah berhasil mematikan bom itu.

Selanjutnya, bom Perang Dunia II tersebut bakal dibawa ke sebuah area terpencil pada Senin untuk diledakkan.

Penemuan bom yang masih aktif merupakan masalah di kota Italia, terutama wilayah yang berbatasan dengan Austria.

Pada Juli, harian lokal Il Fatto Quotidiano melaporkan, setidaknya 10 peledak aktif yang dijatuhkan Sekutu diyakini tertimbun di pondasi situs arkeologi Pompeii.

Sebanyak 165 bom dijatuhkan dalam sembilan serangan udara di Pompeii pada 24 Agustus 1943 oleh AS dan sekutunya.

Saat itu, ahli meyakini serangan tersebut terjadi hari yang sama ketika Pompeii dihancurkan oleh erupsi Gunung Vesuvius tahun 79 Masehi.

Tetapi pada Oktober 2018, penemuan terbaru menunjukkan kota kuno itu hancur karena letusan gunung pada 17 Agustus.

Berdasarkan statistik Kementerian Pertahanan Italia, sebanyak ribuan bom Perang Dunia II dimatikan pada setiap tahunnya.

Baca juga: 70 Tahun Pascaberakhirnya PD II, Sisa Korban Nazi Akhirnya Dikuburkan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X