DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Kompas.com - 10/12/2019, 17:47 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih. AFP / BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - DPR AS yang dikuasai Partai Demokrat bakal merilis dua pasal pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump.

Kabar itu diembuskan media lokal setelah dalam rapat, Demokrat sepakat bahwa Trump memberikan "bahaya nyata" bagi keamanan nasional.

Penyelidikan untuk memakzulkan Trump dimulai buntut percakapan teleponnya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Baca juga: Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari


Presiden dari Partai Republik itu disebut meminta Zelensky menyelidiki Joe Biden, calon rivalnya dalam Pilpres AS 2020.

Merujuk si pelapor yang pertama membuka kasus itu, Trump disebut juga menahan bantuan militer untuk Ukraina senilai 400 juta dollar AS (Rp 5,6 triliun).

Mengutip tiga sumber, The Washington Post memberitakan dua pasal pemakzulan yang bakal dijatuhkan adalah penyalahgunaan jabatan dan menghina Kongres.

DPR AS kemudian akan melakukan voting atas pasal pemakzulan Trump itu pada pekan depan, jelang sidang di level Senat.

Dilaporkan CNN, sebenarnya masiha ada pasal lain yang bakal dirilis. Yakni, pasal sengaja menghalangi keadilan.

Namun seperti diwartakan AFP Selasa (10/12/2019), pasal itu masih diperdebatkan, dengan sumber menyatakan bisa dirampungkan kapan saja.

Pada Senin (9/12/2019), Demokrat menyatakan Trump secara jelas melakukan penyuapan, penyalahgunaan jabatan, dan menghalangi penyelidikan.

Menurut Penasihat Demokrat Daniel Goldman, presiden 73 tahun itu terang-terangan meminta bantuan asing demi kepentingan politik pribadi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X