Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Kompas.com - 09/12/2019, 17:37 WIB
Gambar yang dirilis pada 11 Juli 2004 memperlihatkan adanya sekat antara pria dan wanita di restoran yang berada di Arab Saudi. Pekan ini, pemerintah Saudi mengumumkan pencabutan aturan memisahkan pria dan wanita di restoran. AFP/PATRICK BAZGambar yang dirilis pada 11 Juli 2004 memperlihatkan adanya sekat antara pria dan wanita di restoran yang berada di Arab Saudi. Pekan ini, pemerintah Saudi mengumumkan pencabutan aturan memisahkan pria dan wanita di restoran.

RIYADH, KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi kembali membuat reformasi kebijakan dengan mencabut aturan memisahkan pria dan wanita di restoran.

Dalam pernyataannya, Riyadh menjelaskan pencabutan itu terjadi untuk menarik investor sekaligus meningkatkan peluang bisnis.

Ini bukan kali pertama Arab Saudi melakukan sejumlah reformasi sejak Putra Mahkota Nohammed bin Salman menjabat pada 2017.

Baca juga: Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng dan Perempuan Boleh Menyetir, Mengapa Arab Saudi Sangat Terbuka?

Pangeran yang akrab disapa MBS itu melakukan serangkaian perubahan sebagai bagian dari Visi Saudi 2030 yang ditelurkan 25 April 2016.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa terobosan demi terobosan yang diberlakukan oleh negara kaya minyak itu.

1. Mencabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Pemerintah Saudi melalui Kementerian Urusan Pedesaan dan Perkotaan menyatakan, mereka mencabut aturan yang memisahkan pria dan wanita di restoran.

Sebelumnya, di rumah makan terdapat area "keluarga" jika datang bersama perempuan, dan "lajang" bagi pria yang datang sendiri.

Para perempuan Arab Saudi diharuskan masuk dari pintu berbeda, dan jika makan di luar, duduk di ruangan bersekat agar tak terlihat pria lajang.

Mereka tidak diizinkan untuk memasuki restoran atau kafe yang dianggap terlalu kecil bagi penerapan aturan itu.

Meski begitu, juru bicara kementerian dilansir Reuters mengutarakan, aturan yang diumumkan tersebut tidak wajib.

Artinya, si pemilik rumah makan bisa diperbolehkan memasang sekat di pintu masuknya jika mereka menginginkannya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X