Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Kompas.com - 05/12/2019, 18:21 WIB
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (kiri), berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pertemuan di Gedung Putih, Washington (11/10/2017). AFP/Jim WatsonPerdana Menteri Kanada Justin Trudeau (kiri), berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pertemuan di Gedung Putih, Washington (11/10/2017).

WATFORD, KOMPAS.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengaku dia dan sejumlah pemimpin dunia lainnya bergosip tentang Presiden AS Donald Trump.

Pengakuan itu muncul setelah Trump menyebut Trudeau sebagai "muka dua" di sela pertemuan NATO yang digelar di Watford, Inggris.

Semua berawal ketika PM Kanada itu berkumpul bersama PM Inggris Boris Johnson, Presiden Perancis Emmanuel Macron, PM Belanda Mark Rutte, dan Putri Anne dari Inggris.

Baca juga: Para Pemimpin Dunia Terekam Kamera Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO


Saat itu, Johnson sempat mengomentari soal keterlambatan Macron, yang dijawab Trudeau bahwa pemimpin Perancis itu harus melakoni konferensi pers.

"Oh ya, ya, ya. Dia mengumumkan...," ujar Trudeau kepada Macron. Bibirnya lalu terkatup sembari mendengarkan penjelasan Macron.

Trump kemudian merespons dengan menyebut Trudeau sebagai "muka dua" karena dianggap tidak membayar iuran NATO sesuai kesepakatan.

Kemudian buntut viralnya video tersebut, presiden berusia 73 tahun itu memutuskan untuk membatalkan sesi konferensi pers terakhir.

"Semalam, saya memang mengatakan sesuatu pada fakta bahwa ada konferensi pers yang tak dijadwalkan dengan Presiden Trump," ujar Trudeau.

Dia menjelaskan soal ucapannya bahwa tim pemerintahan sang presiden AS itu hanya bisa melongo dalam jumpa pers.

"Setiap pemimpin pastinya mempunyai tim yang tentunya hanya melongo melihat jadwal mendadak. Seperti yang saya katakan di video," paparnya.

PM Kanada berumur 47 tahun itu mengindiaksikan, dia tidak khawatir pengakuannya itu berdampak pada relasi bilateral.

Sumber internal dilansir CNN Kamis (5/12/2019) berujar, Trump jelas-jelas tersinggung dan marah dengan ucapan Trudeau.

Tetapi, diyakini keduanya bakal tetap berhubungan seperti biasa. Sumber itu mengungkapkan Trump membatalkan jumpa pers bukan karena insiden video saja.

Sebabnya dalam pertemuan Rabu (4/12/2019), keduanya sempat bercakap-cakap. Tapi, Trudeau sama sekali tidak meminta maaf soal rekaman itu.

Kemudian seorang pejabat anonim Kanada menuturkan bahwa Trudeau sudah memberikan "konteks penjelasan" video yang viral tersebut.

Johnson sudah menyanggah soal viralnya itu, dan mengaku dia tidak tahu bagaimana publik bisa mendeskripsikan rekaman itu.

Juru bicara Champs Elysee memilih untuk tidak berkomentar. Begitu juga dengan keterangan pemerintah Belanda.

Baca juga: Trump Sebut Perdana Menteri Kanada Si Muka Dua di Pertemuan NATO

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Suara Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Suara Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

Internasional
Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Internasional
Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Internasional
Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Internasional
Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X