Kim Jong Un Buka Proyek Konstruksi Dekat Gunung Keramat

Kompas.com - 03/12/2019, 16:20 WIB
Gambar yang diambil pada 2 Desember 2019, dan dirilis KCNA 3 Desember 2019 memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menggunting pita untuk meresmikan pembukaan proyek konstruksi di Samjiyon, dekat gunung keramat Paektu. AFP/KCNA VIA KNS/STRGambar yang diambil pada 2 Desember 2019, dan dirilis KCNA 3 Desember 2019 memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menggunting pita untuk meresmikan pembukaan proyek konstruksi di Samjiyon, dekat gunung keramat Paektu.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan membuka proyek konstruksi di gunung keramat Paektu.

Gunung di perbatasan Korut-China itu dianggap karena tak hanya kelahiran Dangun, pendiri kerajaan pertama Korea, Gojoseon.

Tetapi gunung keramat Paektu itu juga disebut tempat lahir Kim Jong Il, ayah sekaligus pendahulu Kim Jong Un.

Baca juga: Sambil Tersenyum, Kim Jong Un Awasi Uji Coba Senjata Korea Utara

Pyongyang disebut telah menggelontorkan sumber daya besar dalam proyek konstruksi Samjiyon, kota yang dekat dengan Paektu.

Proyek itu disebut skala besar, dengan berisi museum revolusioner, kompleks olahraga musim dingin, pabrik pengolahan bluberi dan kentang, serta 1.000 apartemen.

Kim Jong Un dilaporkan sudah mengunjungi tempat itu selama beberapa kali, bahkan menunggangi kuda putih Oktober lalu.

"Kim mencurahkan hati dan jiwanya mengubah Samjiyon, tempat suci revolusi, menjadi kota impian di bawah sosialisme," ulas KCNA.

Media Korut itu mendeskripsikan Samjiyon sebagai pengejawantahan ketegasan mereka di tengah sanksi internasional atas program nuklir mereka.

Orang-orang di sana disebut tetap menjalani kehidupan mereka "meski terkena cobaan", dilansir AFP Selasa (3/12/2019).

Berdasarkan propaganda Pyongyang, Kim Jong Il lahir di Kamp Rahasia Paektu ketika sang ayah, Kim Il Sung, melawan Jepang.

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X