Kebijakan Penjarakan Pasangan Gay Dikritik Dubes AS, Presiden Zambia Beri Peringatan

Kompas.com - 03/12/2019, 08:42 WIB
Presiden Zambia Edgar Lungu AFP PHOTO / GIANLUIGI GUERCIAPresiden Zambia Edgar Lungu

LUSAKA, KOMPAS.com - Presiden Zambia Edgar Lungu memberi peringatan setelah Duta Besar AS mengkritik kebijakan negaranya memenjarakan pasangan gay.

Japhet Chataba dan Steven Samba dilaporkan mendapat hukuman penjara hingga 15 tahun oleh pengadilan tinggi di Lusaka.

Baca juga: Pria Rusia Gugat Apple karena Membuatnya Menjadi Gay

Dilansir Sky News Senin (2/12/2019), keduanya terbukti bersalah melakukan "kejahatan terhadap hukum alam", istilah legal untuk seks gay.

Duta Besar AS untuk Zambia, Daniel Foote, langsung merespons vonis tersebut melalui keterangan tertulisnya.

"Saya sangat kaget membaca vonis atas dua pria itu, yang hubungannya sama sekali tidak melukai pihak lain," kata Foote.

Dalam wawancara khusus dengan jurnalis Sky News Alex Crawford, Presiden Lungu memperingatkan hubungan dua negara bisa terancam.

Kecuali, Presiden AS Donald Trump mengambil tindakan. Dia juga menegaskan, pandangannya tentang homoseksualitas tak berubah.

"Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa kami sangat primitif hanya karena menolaknya?" tanya Presiden Zambia 63 tahun itu.

"Bahkan binatang saja tak melakukannya. Mengapa kami harus memaksakannya hanya karena supaya kami ingin terlihat pintar dan beradab," kritiknya.

Baca juga: Polisi Pastikan Kabar Gay Private Party di Serpong Hoaks

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X