Kasus Jurnalis Daphne Caruana Galizia yang Tewas Diledakkan, PM Malta Berniat Mundur

Kompas.com - 02/12/2019, 20:31 WIB
Foto Daphne Caruana Galizia, jurnalis Malta yang tewas akibat bom mobil 16 Oktober Matthew Mirabelli/AFPFoto Daphne Caruana Galizia, jurnalis Malta yang tewas akibat bom mobil 16 Oktober

VALETTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malta, Joseph Muscat, mengumumkan dia bakal mundur buntut tekanan atas kasus jurnalis Daphne Caruana Galizia.

Dalam pidatonya yang disiarkan di televisi Minggu (1/12/2019), Muscat menyatakan dia bakal mundur sebagai Pemimpin Partai Buruh pada 12 Januari 2020.

"Saya bakal mundur setelahnya sebagai PM Malta," terang Muscat yang berkuasa di negara kawasan selatan Eropa sejak 2013 itu.

Baca juga: Bom Pembunuh Jurnalis Pengkritik Pemerintah Malta Diaktifkan Lewat SMS

Dalam keterangannya, dia tidak menghubungkan kasus kematian jurnalis Daphne Caruana Galizia yang tewas diledakkan pada 2017.

Dalam pidato awal, Muscat mengatakan dia memutuskan mengundurkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

"Dua tahun lalu, saya menjanjikan keadilan bakal hadir dalam pembunuhan Daphne. Sekarang, saya menyatakan saya akan memenuhinya," katanya.

Dilansir Al Jazeera, pengumuman Muscat terjadi beberapa jam setelah ribuan publik Malta berkumpul di luar pengadilan Valetta.

Mereka meminta sang PM untuk mundur setelah seorang pengusaha yang diduga berhubungan dengan pemerintah ditangkap Sabtu (30/11/2019).

Yorgen Fenech dibawa ke pengadilan Valetta dan didakwa terlibat dalam pembunuhan, dengan dia mengaku tak bersalah.

Pria 38 tahun itu diseret ke hadapan hakim setelah pemerintah berubah pikiran atas permintaannya mendapatkan imunitas.

Kekebalan itu dia inginkan sebagai ganti informasi mengenai plot pembunuhan dan dugaan korupsi yang menyelimuti sejumlah pejabatnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X