Trump Tak Bakal Hadir di Sidang Pemakzulan Dirinya

Kompas.com - 02/12/2019, 15:56 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pengumuman penting pada 27 Oktober 2019 di Gedung Putih. Trump mengumumkan kematian Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi saat penyerbuan malam oleh pasukan AS. AFP/JIM WATSONPresiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pengumuman penting pada 27 Oktober 2019 di Gedung Putih. Trump mengumumkan kematian Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi saat penyerbuan malam oleh pasukan AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Gedung Putih menyatakan, Presiden Donald Trump dan pengacaranya tidak akan hadir dalam sidang pemakzulan dirinya.

Melalui konsultan hukum Pat Cipollone, sang presiden disebut tidak akan diperlakukan "adil" dalam sidang yang digagas DPR AS.

Cipollone menyatakan, Gedung Putih tak bisa memstikan apakah Trump bisa hadir dalam sidang kedua pemakzulan dirinya.

Baca juga: Trump Diundang DPR AS ke Sidang Pemakzulan Dirinya


Dikatakan mereka bakal merespons undangan sidang dengar pendapat kedua, di mana jadwalnya belum diumumkan, pekan ini.

Bagaimana Pernyataan Lengkapnya?

Dalam surat yang dipublikasikan Politico via BBC Minggu (1/12/2019), Cipollone menuduh Komite Kehakiman DPR AS tidak adil dan kurang bukti dalam penyelidikannya.

Cipollone menuturkan, undangan Trump untuk hadir dalam sidang 4 Desember tidak akan memberikan cukup waktu bagi Gedung Putih memberi pembelaan.

Dia berargumen undangan itu tak menyertakan informasi mengenai saksi, di mana daftar saksinya semuanya akademisi.

Cipollone juga menjelaskan, komite yang dikuasai oposisi Demokrat telah memanggil tiga saksi. Namun hanya memperbolehkan Republik menghadirkan satu.

Dia menyanggah ucapan Ketua Komite Kehakiman Jerrold Nadler bahwa persidangan sudah sesuai dengan sejarah pemakzulan.

Cipollone menegaskan jika ingin Trump hadir, Nadler harus menjamin hak presiden, dan penyelidikan berlangsung adil.

Baca juga: Isu Pemakzulan Trump Masih Panas, Bagaimana Prospek IHSG Pekan Depan?

Apa yang Akan Terjadi dalam Sidang Selanjutnya?

Sidang pada Rabu (4/12/2019) adalah fase terbaru dalam upaya memakzulkan Trump, buntut telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Juli lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X