Kartel Narkoba Serang Kota Meksiko di Perbatasan AS, 19 Orang Tewas

Kompas.com - 02/12/2019, 13:54 WIB
Foto yang memperlihatkan bangunan berlubang terkena peluru di Villa Union, pasca-baku tembak antara kartel narkoba dengan polisi di kota kawasan utara Meksiko, dekat dengan perbatasan AS, pada 1 Desember 2019. REUTERS/Gerardo Sanchez/STRINGERFoto yang memperlihatkan bangunan berlubang terkena peluru di Villa Union, pasca-baku tembak antara kartel narkoba dengan polisi di kota kawasan utara Meksiko, dekat dengan perbatasan AS, pada 1 Desember 2019.

VILLA UNION, KOMPAS.com - Sebanyak 19 orang tewas dalam baku tembak antara kartel narkoba Meksiko dengan polisi di kota dekat perbatasan AS.

Gubernur Coahuila Miguel Angel Riquelme Solis berkata, empat polisi, dua warga sipil, dan 13 terduga anggota kartel terbunuh.

Sementara dilansir Sky News Minggu (1/12/2019), 21 orang tewas dalam serangan kartel narkoba di kota Meksiko Villa Union.

Baca juga: Trump Bakal Umumkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris


Selain 19 orang terbunuh, Solis seperti diberitakan CNN juga menyatakan enam orang lainnya terluka dalam baku tembak.

Pertempuran antara polisi dengan Cartel del Noreste terjadi di kota yang berjarak satu jam dari perbatasan AS Eagle Pass.

Solis mengatakan, kontak senjata itu berlangsung selama satu jam, dengan otoritas mengamankan 14 kendaraan berisi persenjataan berat.

Gambar yang beredar memperlihatkan bangunan milik pemerintah kota serta sebuah mobil berlubang terkena terjangan peluru.

Dalam video yang memperlihatkan baku tembak, seorang pria meminta keluarganya berlindung di tengah suara letusan.

Dalam konferensi pers, Solis menjelaskan bahwa Cartel del Noreste berusaha untuk memasuki kota setiap harinya.

"Hari ini, mereka mencoba untuk masuk menggunakan kekerasan. Tetapi, kami tak akan membiarkan organisasi kejahatan masuk," tegasnya.

Dia menyatakan, bertahun-tahun silam, kartel narkoba itu dengan mudahnya menduduki kota. Kini, pasukan keamanan menghalau.

Insiden itu terjadi beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump hendak memasukkan kartel sebagai organisasi teroris.

Pernyataan itu dia sampaikan setelah sembilan orang anggota komunitas Mormon terbunuh dalam penyergapan November lalu.

Meski ada yang beranggapan serangan itu tidak disengaja, kelompok Mormon mengungkapkan mereka sebelumnya pernah jadi target.

Rencana Trump untuk mengumumkan kartel narkoba sebagai teroris ditentang Mexico City dengan argumen pelanggaran kedaulatan negara.

Baca juga: Polisi Elite yang Tangkap Anak Gembong Narkoba El Chapo Tewas Ditembak 155 Kali

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X