James Ford, "Pahlawan" Aksi Teror London Bridge yang Jadi Kontroversi

Kompas.com - 02/12/2019, 10:25 WIB
James Ford (kanan), terpidana kasus pembunuhan gadis 21 tahun Amanda Champion pada 2004 (kanan). Ford dipuji sebagai pahlawan karena menangkap pelaku teror London Bridge yang menewaskan dua orang pada Jumat (29/11/2019). via Sky NewsJames Ford (kanan), terpidana kasus pembunuhan gadis 21 tahun Amanda Champion pada 2004 (kanan). Ford dipuji sebagai pahlawan karena menangkap pelaku teror London Bridge yang menewaskan dua orang pada Jumat (29/11/2019).

LONDON, KOMPAS.com —  James Ford menjadi pahlawan setelah terungkap bahwa dia merupakan salah satu dari yang menangkal pelaku teror London Bridge.

Sebabnya, dia melindungi seorang perempuan ketika pelaku yang bernama Usman Khan menyerang dan menewaskan dua orang.

Namun, sebutan sebagai pahlawan aksi teror London Bridge menjadi kontroversi karena statusnya yang merupakan terpidana kasus pembunuhan.

Baca juga: Terpidana Kasus Pembunuhan Jadi Pahlawan yang Tangkal Pelaku Teror London Bridge


Ya, pria yang kini berusia 42 tahun itu adalah pembunuh seorang gadis penyandang disabilitas pada 2003 silam.

James Ford membunuh Amanda Champion (21), di mana jenazahnya ditemukan di dekat rumahnya di Kent tiga pekan sejak dilaporkan hilang.

1. Kronologi penangkapan

Dilansir BBC via Stuff, Minggu (1/12/2019), saat itu kepolisian Kent menerangkan Ford sebagai "pria yang sangat berbahaya".

Diyakini, pegulat amatir ini menelepon Yayasan Samaritan beberapa menit setelah membunuh Champion untuk mengakui perbuatannya.

Tak hanya sekali, Ford diketahui menghubungi Samaritan hingga 45 kali, di mana dia mengaku ingin mengakhiri hidupnya.

Mendapat pengakuan tak terduga seperti itu, si pekerja, yang kemudian dipaksa keluar, memutuskan melapor ke polisi.

Dilansir Daily Mail, Ford ditangkap pada April 2004, dia dijatuhi hukuman seumur hidup dengan dikurung minimal 15 tahun.

"Tampaknya Anda begitu terobsesi pada pembantaian dan kematian," ujar hakim saat membacakan putusan terhadap Ford.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X