Terpidana Kasus Pembunuhan Jadi "Pahlawan" yang Tangkal Pelaku Teror London Bridge

Kompas.com - 02/12/2019, 07:35 WIB
James Ford (kanan), terpidana kasus pembunuhan gadis 21 tahun Amanda Champion pada 2004 (kanan). Ford dipuji sebagai pahlawan karena menangkap pelaku teror London Bridge yang menewaskan dua orang pada Jumat (29/11/2019). via Sky NewsJames Ford (kanan), terpidana kasus pembunuhan gadis 21 tahun Amanda Champion pada 2004 (kanan). Ford dipuji sebagai pahlawan karena menangkap pelaku teror London Bridge yang menewaskan dua orang pada Jumat (29/11/2019).

LONDON, KOMPAS.com - Seorang terpidana kasus pembunuhan dilaporkan jadi salah satu " pahlawan" yang menangkal pelaku teror London Bridge.

Pelaku yang bernama Usman Khan ditembak mati oleh polisi setelah dia menewaskan dua orang, dan melukai tiga lainnya.

Sebelum ditembak, Khan yang dipenjara karena kasus terorisme 2012 sempat dibekuk oleh sekelompok pengguna jalan.

Baca juga: Inilah Para Pahlawan yang Hentikan Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang

Di antara para "pahlawan" itu, terdapat James Ford, seorang terpidana kasus pembunuhan gadis usia 21 tahun 2004 silam.

Ford mengakui membunuh dengan cara mencekik dan melukai Amanda Champion dalam serangan spontan di Ashford, Kent.

Dia mengakui perbuatannya, dan divonis penjara 15 tahun hingga seumur hidup. "Engkau jelas mempunyai obsesi pada pembantaian dan kematian," ujar hakim saat mengumumkan vonis.

Dilansir The Sun Minggu (1/12/2019), Ford tengah menghadiri konferensi bagi mantan narapidana di Fishmongers' Hall saat insiden itu terjadi.

Dia melindungi seorang perempuan ketika Usman Khan melakukan aksinya, dan mulai berjalan ke London Bridge sebelum dilumpuhkan.

Keluarga Champion mengatakan, mereka melihatnya setelah ditelepon polisi bahwa Ford masuk dalam tayangan televisi.

Mereka begitu meradang karena selama ini, mereka berusaha menahan si pembunuh Champion untuk dibebaskan secara bersyarat.

"Dia bukan pahlawan. Dia adalah pembunuh yang kebetulan dibebaskan. Dia membunuh penyandang disabilitas," ujar bibi Champion, Angela Cox.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X