Polisi Terima Gelas Bertuliskan "Babi", Starbucks Pecat Baristanya

Kompas.com - 01/12/2019, 18:48 WIB
Kepala Kepolisian Kiefer Johnny OMara menerima gelas Starbucks bertuliskan babi. Kiefer Police Chief Johnny OMaraKepala Kepolisian Kiefer Johnny OMara menerima gelas Starbucks bertuliskan babi.

OKLAHOMA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Kiefer, Oklahoma, Johnny O'Mara, meradang ketika membeli kopi di Starbucks pada malam Thanksgiving, Kamis (28/11/2019).

Dilansir dari KTUL, media setempat, O'Mara membeli lima minuman untuk anak buahnya yang bekerja di malam Thanksgiving.

Namun ia terkejut ketika menerima salah satu gelas bertuliskan "PIG".

Pig atau babi adalah ungkapan yang sering digunakan untuk menghina polisi.

Baca juga: Desain Diane von Furstenberg di Tumbler Starbucks

Setelah melihat hal itu, O'Mara langsung menelepon manajer kedai Starbucks. O'Mara hanya diminta untuk kembali agar tulisan di gelas itu diganti.

Kecewa dengan respons itu, O'Mara pun mengunggah insiden ini ke akun Facebook-nya. Video yang diunggah O'Mara pun viral.

Juru bicara Starbucks, Jory Mendes, menyesali kejadian itu. Mendes mengaku ia telah menghubungi O'Mara dan meminta maaf.

"Barista yang bersangkutan telah dipecat," ujar Mendes.

Baca juga: Semangat Berbagi di Akhir Tahun bersama Starbucks

Sebagai permintaan maaf, Starbucks bahkan akan menggelar acara "Coffee With a Cop" untuk mempertemukan polisi dengan para barista Starbucks.

Anggota polisi yang menerima gelas cokelat panas itu, mengaku kepada wartawan, barista yang bertanggung jawab telah menghubunginya secara pribadi dan meminta maaf.

Kepada polisi itu, barista mengaku tulisan babi tak sengaja tercetak sebagai bahan candaan dengan rekan kerjanya.



Sumber KTUL
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X